/
Rabu, 05 Oktober 2022 | 17:25 WIB
Presiden Jokowi di RSUD dr. Saiful Anwar, Jokowi jenguk korban Tragedi Kanjuruhan, jokowi di malang (Foto Istimewa / Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

SuaraCianjur.id- Presiden Joko Widodo atau Jokowi terbang ke Malang untuk melihat secara langsung perkembangan investigasi dalam tragedi Kanjuruhan yang menwaskan ratusan nyawa.

Kejadian tersebut menjadi pukulan telak bagi Indonesia terutam dalam ranah sepakbola.

Presiden Jokowi memberikan instruksi tegas kepada seluruh pihak terkait, yang menangani kejadian Tragedi Kanjuruhan Malang untuk diusut secara tuntas, dan tak ada yang ditutup-tutupi.

Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk menginvestigasi dan mengungkap fakta sebenarnya dibalik traged tersebut.

“Kenapa dibentuk tim pencari fakta independen karena ingin kita usut tuntas,” ucap Presiden Jokowi saat di RSUD dr. Saiful Anwar, Malang, Rabu (5/10/2022).

Secara tegas Presiden ingin tragedi ini tidak ada yang ditutup-tutupi demi mengungkap fakta sebenarnya kepada masyarakat. Terutama bagi pihak yang bersalah harus diberikan hukuman.

“Tidak ada yg ditutup-tutupi yang salah juga diberikan sanksi kalau masuk pidana juga sama,” kata Presiden Jokowi.

Sejumlah korban diajak berbincang oleh Presdien Jokowi soal Tragedi Kanjuruhan Malang. Diirnya ingin mengetahui bagaimana situasi yang terjadi pada malam insiden maut kemarin.

“Saya benar-benar ingin tahu akar masalah penyebab tragedi ini. Sehingga kedepan kita bisa mendapatkan sebuah solusi terbaik dan kita tahu sudah dibentuk tim pencari fakta independen yang diketuai oleh pak Menkopolhukam,” jelas Presiden.

Baca Juga: Warna Juga Bisa Kasih Manfaat Buat Kesehatan Tubuh Kata dr.Zaidul Akbar, Masa Sih?

Instruksi tegas dari Presiden Jokowi ini, sama dengan yang disampaikan olehnya ketika memberikan instruksi tegas kepada pihak kepolisian, untuk mengusut dan mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J yang menjadi perhatian publik.   

Saat itu Presiden Jokowi juga meminta supaya kasus tersebut diusut hingga terang benderang dan transparan ke publik. Tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas, buka apa adanya, jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan,” tegas Presiden Jokowi pada sat dirinya mengunjungi Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, di hari Kamis (21/7) lalu sepeti dikutip dari Suara.com. 

Maka dengan ini jelas jika instruksi Presiden Jokowi sangat begitu tegas, dan menjadi perhatian serta dipatuhi oleh semua pihak yang diberikan kepercayaan oleh Presiden. Kasus ini menjadi perhatian bagi nomor satu di Indonesia ini  

Presiden Jokowi ingin kedepannya hal serupa tidak terulang lagi, sehingga tidak memudarkan kepercayaan masyarakat. 

Load More