SuaraCianjur.id- Presiden Joko Widodo atau Jokowi terbang ke Malang untuk melihat secara langsung perkembangan investigasi dalam tragedi Kanjuruhan yang menwaskan ratusan nyawa.
Kejadian tersebut menjadi pukulan telak bagi Indonesia terutam dalam ranah sepakbola.
Presiden Jokowi memberikan instruksi tegas kepada seluruh pihak terkait, yang menangani kejadian Tragedi Kanjuruhan Malang untuk diusut secara tuntas, dan tak ada yang ditutup-tutupi.
Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk menginvestigasi dan mengungkap fakta sebenarnya dibalik traged tersebut.
“Kenapa dibentuk tim pencari fakta independen karena ingin kita usut tuntas,” ucap Presiden Jokowi saat di RSUD dr. Saiful Anwar, Malang, Rabu (5/10/2022).
Secara tegas Presiden ingin tragedi ini tidak ada yang ditutup-tutupi demi mengungkap fakta sebenarnya kepada masyarakat. Terutama bagi pihak yang bersalah harus diberikan hukuman.
“Tidak ada yg ditutup-tutupi yang salah juga diberikan sanksi kalau masuk pidana juga sama,” kata Presiden Jokowi.
Sejumlah korban diajak berbincang oleh Presdien Jokowi soal Tragedi Kanjuruhan Malang. Diirnya ingin mengetahui bagaimana situasi yang terjadi pada malam insiden maut kemarin.
“Saya benar-benar ingin tahu akar masalah penyebab tragedi ini. Sehingga kedepan kita bisa mendapatkan sebuah solusi terbaik dan kita tahu sudah dibentuk tim pencari fakta independen yang diketuai oleh pak Menkopolhukam,” jelas Presiden.
Baca Juga: Warna Juga Bisa Kasih Manfaat Buat Kesehatan Tubuh Kata dr.Zaidul Akbar, Masa Sih?
Instruksi tegas dari Presiden Jokowi ini, sama dengan yang disampaikan olehnya ketika memberikan instruksi tegas kepada pihak kepolisian, untuk mengusut dan mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J yang menjadi perhatian publik.
Saat itu Presiden Jokowi juga meminta supaya kasus tersebut diusut hingga terang benderang dan transparan ke publik. Tidak ada yang ditutup-tutupi.
“Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas, buka apa adanya, jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan,” tegas Presiden Jokowi pada sat dirinya mengunjungi Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, di hari Kamis (21/7) lalu sepeti dikutip dari Suara.com.
Maka dengan ini jelas jika instruksi Presiden Jokowi sangat begitu tegas, dan menjadi perhatian serta dipatuhi oleh semua pihak yang diberikan kepercayaan oleh Presiden. Kasus ini menjadi perhatian bagi nomor satu di Indonesia ini
Presiden Jokowi ingin kedepannya hal serupa tidak terulang lagi, sehingga tidak memudarkan kepercayaan masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
Sosok Brigjen Hendra dan Tersangka Lainnya Mejeng di Kejaksaan Agung Sambil Tangan Diborgol
-
Sisa 1 Anggota TNI Belum Mengaku Lakukan Kekerasan di Stadion Kanjuruhan, Ini Permintaan Panglima TNI
-
Pihak Ini Menduga Ada Pejabat di Dalam Stadion Kanjuruhan Beri Titah Lepaskan Gas Air Mata
-
Artikel The New York Times Soroti Sikap Keras Pengendalian Massa dari Polisi Indonesia di Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring