Suara.com - Rizky Billar diduga sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT terhadap Lesti Kejora. Bahkan, dia pernah melempar bola billiard ke arah istrinya tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengungkap, hal ini berdasar hasil pemeriksaan sementara penyidik terhadap Lesti selaku korban.
"Pernah juga si Rizky Billar emosi, marah dengan Lesti itu melempar bola billiard. Tapi dia kepeleset, si Rizky-nya, sehingga bola itu tidak kena. Coba bayangkan bola itu dilempar kalau kena kepala bagaimana? Bisa pecah," kata Zulpan saat dihubungi, Rabu (5/10/2022).
Zulpan menyebut KDRT yang dilaporkan Lesti ke Polres Metro Jakarta Selatan merupakan puncak dari kejadian-kejadian sebelumnya.
"Yang dilaporkan tanggal 28 September itu bukan pertama kali dialaminya ya. Sebelumnya dia (Lesti) sering mengalami KDRT. Itu puncaknya dia (Lesti) sudah tidak tahan lagi, dia melapor," beber Zulpan.
Dicekik dan Banting di kamar mandi
Polisi sebelumnya membeberkan kronologi dugaan KDRT yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti. Kekerasan tersebut ternyata berawal saat Rizky Billar ketahuan selingkuh oleh Lesti.
Zulpan ketika itu menuturkan peristiwa kekerasan ini dilaporkan Lesti terjadi sebanyak dua kali pada Rabu (28/9/2022) kemarin. Pertama pada pukul 02.30 WIB dan kedua pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Pesan Ayah Lesti Kejora: Akanku Jemput Anak Perempuanku Pulang
"Berawal saat korban dan lerlapor yang merupakan suami istri, dan terlapor ketahuan berselingkuh dibelakang korban," tutur Zulpan kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).
Lebih lanjut, kata Zulpan, Lesti sempat meminta kepada Rizky Billar untuk dipulangkan ke orang tuanya. Namun, Rizky Billar emosi lalu membanting hingga mencekik kroban.
"Terlapor emosi, mendorong korban dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga korban terjatuh kelantai," ungkapnya.
Selanjutnya, pada pukul 10.00 WIB Rizky Billar kembali melakukan kekerasan. Dia menarik Lesti hingga membanting Lesti di kamar mandi.
"Sehinga tangan kanan, kiri,leher dan tubuhnya merasa sakit. Atas kejadian tersebut korban merasa sakit dan melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan ," kata dia.
Diperiksa besok
Berita Terkait
-
Pesan Ayah Lesti Kejora: Akanku Jemput Anak Perempuanku Pulang
-
Ini Sosok yang Bela Lesti Kejora Saat KDRT Dilakukan Rizky Billar, Warganet: Orang Baik
-
Jangan Coba-Coba Mangkir! Polisi Minta Rizky Billar Kooperatif Jelang Diperiksa Kasus KDRT
-
Kembali Viral! Rizky Billar Sebut Penghasilannya Lebih Banyak dari Lesti Kejora, Irfan Hakim: Beneran Sebanyak Itu?
-
Postingan Reza Arap "Ganteng Tapi Selingkuh" Ramai Dianulir Warganet: Matanya Kena Silinder!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak
-
Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta
-
Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut
-
1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas
-
Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik
-
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan
-
Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup
-
Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak