Suara.com - Kelompok Kerja (Pokja) III Satuan Tugas (Satgas) Pengawalan Daerah Otonom Baru (DOB) kembali memastikan berbagai persiapan dalam menyongsong peresmian Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Langkah ini dilakukan terutama terhadap perkembangan pemenuhan dukungan pemerintah daerah (Pemda) pada cakupan Provinsi Papua Pegunungan mulai dari sarana dan prasana, anggaran, kebutuhan ASN dan berbagai kebutuhan teknis lainnya.
Ketua Pokja III yang juga Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah (FDPPD) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sumule Tumbo mengatakan, salah satu aspek yang harus dipastikan pemenuhannya adalah terkait dukungan anggaran dari Pemda Kabupaten Papua Se-Pegunungan. Dia mengatakan, pelaksanaan perjanjian pemberian hibah yang telah disepakati terus dipantau perkembangannya.
“Kami juga (memastikan) bahwa Pemda Jayawajiya telah menyiapkan kelengkapan kantor antara lain meubelair, mesin fotocopy dan Aset lain sesuai kebutuhan". ujar Sumule di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (4/10/2022).
Sumule menuturkan, Satgas Pengawalan DOB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Bupati Jayawijaya, Bupati Yahokimo (Ketua Asosiasi Bupati pegunungan), Ketua DPRD Jayawijaya, Sekretaris Daerah, kapolres Jayawijaya, Kapolres Yahokimo, Dandim 1702 Jayawijaya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Se-Papua Pegunungan. Rakor tersebut antara lain membahas jumlah OPD , sarana dan prasarana, serta ketersediaan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
Sumule berharap, minggu ini dukungan berbagai kebutuhan tersebut dapat terpenuhi sekitar 80 hingga 90 persen. Dengan begitu, Satgas Pengawalan DOB nantinya tinggal memfinalisasi sejumlah aspek yang dinilai masih belum terpenuhi. Upaya ini diharapkan dapat membantu percepatan persiapan peresmian Provinsi Papua Pegunungan.
Berita Terkait
-
Indonesia Ingatkan Freeport Agar Kerja Cepat, CEO Freeport Mc-MoRan: Smelter Gresik Rampung 2024, Setelah Itu Papua
-
Setelah Mangkir, KPK Blokir Rekening Pribadi Istri Gubernur Papua Lukas Enembe
-
Selain Lukas Enembe, Istri dan Anaknya Ikut Mangkir dari Panggilan KPK
-
Tak Konfirmasi, Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK
-
Gubernur Lukas Enembe Glamor dan Royal, Naik First Class Private Jet Tips Pramugari Jutaan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM