Suara.com - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang.Jasa Pemerintah (LKPP) kini punya pimpinan baru. Ia adalah mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, atau akrab disapa Hendi.
Hendi menjadi Kepala LKPP menggantikan posisi Abdullah Azwar Anas yang telah melepas jabatan tersebut karena dilantik menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) pada 7 September 2022 lalu.
Hendi dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (10/10/2022). Setelah dilantik Hendi mengaku merasa senang karena bisa menjadi bagian dari Pemerintahan Presiden Jokowi.
"Kalau saya dengan Pak Presiden karena sama-sama di Jawa Tengah pasti saya merasa bahwa saya bagian dari beliau," kata Hendi usai acara pelantikan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2022).
Sekilas tentang Hendrar Prihadi
Sebelum menjabat sebagai Kepala LKPP, Hendrar Prihadi merupakan Wali Kota Semarang yang menjabat sejak 17 ebruari 2016. Ia kemudian kembali terpilih sebagai Wali Kota Semarang untuk kedua kalinya pada Pilkada 2020 dan menjabat hingga 2024.
Kiprah pria kelahiran Semarang, 30 Maret 1071 ini di dunia politik dimulai sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa tengah Periode 2009-2014 dari fraksi PDI Perjuangan.
Dan ketika Jokowi maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2014, Hendi masuk dalam jajaran tim pemenangan.
Harta kekayaan Hendrar Prihadi
Sebagai Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi masuk dalam kategori penyelanggara negara. Karena itulah ia wajib membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelanggara Negara (LHKPN ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lalu berapakah jumlah harta kekayaan hendrar Prihadi? Berdasarkan data dari laman elhkpn.kpk.id yang diakses pada Senin (10/10/2022), diketahui bahwa Hendrar Prihadi salah satu pejabat yang rutin membuat laporan LHKPN.
Karena itulah, diketahui jumlah harta kekayaannya terus meningkat dalam lima tahun terakhir.
Laporan LHKPN yang terakhir ia buat tertanggal 31 Desember 2021, dengan total harta kekayaan senilai Rp10.723.866.569.
Harta kekayaan tersebut terdiri dari rumah, tanah dan kendaraan bermotor. Untuk lebih jelasnya, berikut rincian harta kekayaan Kepala LKPP Hendrar Prihadi menurut LHKPN KPK.
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 8.884.382.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 473 m2/552 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, WARISAN Rp. 1.192.694.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 303 m2/151 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 745.386.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 125 m2/36 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 130.950.000
4. Tanah Seluas 120 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 84.240.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/36 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 113.400.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/36 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 113.400.000
7. Tanah Seluas 137 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 96.174.000
8. Tanah Seluas 100 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 70.200.000
9. Tanah Seluas 125 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 87.750.000
10. Tanah dan Bangunan Seluas 127 m2/45 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 143.154.000
11. Tanah Seluas 120 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 84.240.000
12. Tanah Seluas 137 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 96.174.000
13. Tanah Seluas 131 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 91.962.000
14. Tanah Seluas 171 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 120.042.000
15. Tanah Seluas 121 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 84.942.000
16. Tanah Seluas 435 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 305.370.000
17. Tanah dan Bangunan Seluas 460 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG , HASIL SENDIRI Rp. 4.436.700.000
18. Tanah Seluas 969 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG , HASIL SENDIRI Rp. 887.604.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 680.000.000
1. MOBIL, MAZDA MAZDA 3 2000 CC Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000
2. MOBIL, MAZDA CX-5 Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 380.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 281.500.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.519.270.717
F. HARTA LAINNYA Rp. 250.000.000
Sub Total Rp. 11.615.152.717
G. HUTANG Rp. 891.286.148
TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp. 10.723.866.569
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Mengenal Profil Hendrar Prihadi Kepala LKPP 2022-2027, Pernah Viral Sebut Tidak Dukung Jokowi Dilarang Lewat Tol Trans Jawa
-
Cakap Kelola Organisasi Jadi Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Hendrar Prihadi Sebagai Kepala LKPP
-
Hendrar Prihadi Dilantik Jadi Kepala LKPP Baru, Jokowi Beri Tugas Khusus Ini
-
Dilantik Presiden Jokowi, Hendrar Prihadi Resmi Jadi Kepala LKPP Gantikan Azwar Anas
-
Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Capai Ratusan Triliun, Jokowi Kasih Pesan Ini ke Hendi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?