Suara.com - Eks politisi PSI, Tsamara Amany, mengapresiasi jawaban Farel Prayoga saat ditanya doal agama yang dianutnya.
Menurut Tsamara, Farel Prayoga bocah yang viral saat menyanyikan lagu "Ojo Dibandingke" ini memiliki kedewasaan dalam berpikir untuk anak seusianya dalam memahami agama sebagai ranah privat.
"Saya mengapresiasi tindakan Farel ini sebagai sebuah kedewasaan dalam berpikir untuk memahami bahwa agama bagi dirinya adalah sesuatu yang privat antara dirinya dengan Tuhan," kata Tsamara dikutip Suara.com dari Instagram-nya (11/10/2022).
"Nggak mudah untuk anak seusianya,"
Wanita yang saat ini menetap di Amerika tersebut menambahkan kalau bukan berarti orang yang memilih mengungkapkan secara blak-blakan tentang agamanya tidak termasuk dewasa. Tsamara menilai bahwa setiap orang memiliki kebebasan soal mempublikasikan atau menjadikan agama sebagai privasi.
"Untuk yang merasa ingin menganggap agama itu harus jadi hal publik, nggak apa-apa, lakukan untuk dirimu. Tapi juga hak Farel untuk tetap menganggapnya privat, sama seperti itu hakmu menganggapnya publik," imbuh Tsamara.
Ia pun mencontohkan sikap Gus Miftah yang memilih untuk menghargai prinsip Farel Prayoga.
"Saling hargai saja. @gusmiftah beri contoh bagus dengan menghargai pilihan Farel untuk tak mengungkapan. Hanya pesan rajin ibadah," tambah dia.
Sebelumnya, momen Gus Miftah menanyakan agama Farel Prayoga jadi perbincangan kala penyanyi cilik itu diundang di acara pendakwah tersebut.
Baca Juga: Diisukan Non muslim, Farel Prayoga Iqomah dan Solat Berjamaah
Gus Miftah pun menanyakan apakah Farel mengaji atau tidak.
"Mboten ngaji (tidak mengaji)," jawab Farel kala itu.
Sontak hal itu membuat Gus Miftah bingung. Tak lama kemudian seorang staf memberi tahu Gus Miftah bahwa Farel Prayoga memiliki keyakinan yang berbeda dengannya.
Gus Miftah pun melanjutkan dakwahnya dengan berpesan kepada Farel Prayoga agar tetap beribadah apapun agamanya.
"Apapun agamanya yang penting taat dan rajin beribadah sesuai ajarannya masing-masing," kata Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Menikah, Kondisi Terkini Desy Ratnasari Malah Banjir Doa
-
Profil Gus Miftah, Sosok Alim Ulama yang Tanya Agama Farel Prayoga dan Kerap Berdakwah di Klub Malam
-
Akhirnya Farel Prayoga Buka Suara, Ternyata Ini Agamanya
-
Beda Keyakinan dengan Orang Tua, Farel Prayoga dan Kakaknya Pilih Masuk Islam
-
Farel Prayoga Ternyata Masuk Islam, Beda Keyakinan dengan Orang Tua
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa