Suara.com - Pendekatan humanis dan mengedepankan kesejahteraan bagi masyarakat yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah berhasil meredam konflik yang ada di Tanah Papua.
Hal itu terungkap dalam diskusi yang diadakan anak muda asal Papua yang tergabung dalam Eksponen Muda Papua (EMP) wilayah Malang, Jawa Timur. Diskusi dipandu oleh Samri Abdullah.
"Semua sudah tahu bahwa Papua adalah daerah yang selama ini terkenal dengan gejolak konfliknya. Namun dengan pendekatan humanis Pak Jokowi, konflik bisa dikendalikan dengan baik," kata Sutriyadi.
Menurut Sutriyadi, kebijakan Jokowi yang mengedepankan pembangunan sumber daya manusia (SDM) hingga infrastruktur di Papua mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua. Hal itu juga yang mempengaruhi naiknya tingkat kenyamanan dan keamanan masyarakat Papua.
"Harapan kita tentu apa kebijakan Jokowi yang terbukti bermanfaat bagi masyarakat Papua dapat diteruskan oleh pemimpin-pemimpin berikutnya," ujar Sutriyadi.
Kebijakan Jokowi yang mampu melakukan pembangunan yang pesat di Papua diakui juga oleh pengamat Ekonomi Politik yang juga aktivis Papua, Nendy Gire.
Nendy menjelaskan, akselerasi pembangunan infrastruktur di era Jokowi dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini dikarenakan infrastruktur yang dibangun membuat perekonomian masyarakat semakin bergeliat. Infrastruktur yang memadai dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan sehingga mempercepat jalur logistik.
Menurut dia, kesejahteraan dan kemampuan mengendalikan konflik yang dilakukan Jokowi itu membuatnya menjadi salah satu Presiden RI yang paling banyak disukai masyarakat di Bumi Cenderawasih.
"Bagi kami warga Papua, Pak Jokowi adalah sosok yang berhasil memberikan rasa keamanan dan kenyamanan melalui pendekatan kemanusian terhadap permasalahan konflik yang mengakar di Papua," ujar Nendy.
Baca Juga: Indonesia Waspada, Jokowi Beberkan Antrian 28 Negara Menjadi Pasien Hutang IMF
Sementara itu, Ketua Umum Eksponen Muda Papua, Rahman Patur menyatakan, apresiasi kepada Jokowi beserta pemerintahannya yang mampu membuat Papua lebih maju, sejahtera, aman dan nyaman.
Menurut dia, pembangunan SDM yang dilakukan Jokowi telah membuat masyarakat Papua mengedepankan perdamaian ketika ada konflik.
Pembangunan SDM itu diantaranya dilakukan dengan memgembangkan sebanyak 179 sekolah dan keagamaan serta perguruan tinggi negeri (PTN) di Papua. Sekitar 1.000 orang lebih mahasiswa Papua merupakan lulusan dari berbagai universitas di dalam maupun luar negeri, berkat beasiswa afirmasi di era pemerintahan Jokowi.
Tahun lalu, 1.000 pemuda asli Papua bergabung di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu bukti upaya Jokowi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
Jokowi telah melakukan pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih, di antaranya pembangunan jalan Trans Papua, pembangunan bandara, pelabuhan hingga Jembatan Youtefa, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota di Kabupaten Merauke dan lain sebagainya.
Jokowi pun telah membuat Instruksi Presiden Nomor 09 Tahun 2020 tentang Percepatan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat, sebagai bentuk keseriusan pemerintah terhadap pembangunan diberbagai sektor di tanah Papua.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Terungkap! Proses Rahasia Pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru Iran
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
-
TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi
-
Waspada Campak Jelang Lebaran: Mengapa Kasus Bisa Naik Saat Libur dan Seberapa Penting Vaksin MR?
-
BMKG Ingatkan Pemudik: Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
-
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
-
Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam
-
OTT Rejang Lebong, KPK Amankan Bukti Uang Rp756,8 Juta di Mobil Kadis hingga Kolong TV