Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mengungkap seorang pengendara sepeda motor yang hilang terseret arus banjir di Cihaurbeuti, Ciamis ditemukan tewas di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang berjarak puluhan kilometer dari lokasi awal hilang.
"Jenazah yang ditemukan tersebut, atas nama Endang Setiawan yang beralamat di Kampung Sukahening Kabupaten Tasikmalaya. Korban terseret arus Sungai Cibuyut, Kecamatan Cihaurbeuti pada Jumat (7/10)," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ciamis Memet Hikmat melalui siaran tertulis di Ciamis, Kamis (13/10/2022).
Ia menuturkan korban pengendara sepeda motor terbawa arus banjir luapan Sungai Cibuyut di Kecamatan Cihaurbeuti. Petugas gabungan melakukan pencarian korban dengan menyusuri sungai.
Petugas gabungan yang sedang beroperasi melakukan pencarian, mendapatkan informasi adanya penemuan jasad oleh seorang pemancing di Leuwi Jurig, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (12/10) siang.
"Setelah menerima informasi tersebut, tim pencarian dari BPBD Ciamis menuju ke lokasi dan langsung menginformasikan berita tersebut kepada BPBD Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya, karena lokasi jenazah di Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya," katanya.
Ia menyampaikan petugas gabungan dari Pemkab Ciamis maupun Kepolisian di Kabupaten Tasikmalaya melakukan identifikasi jasad yang ditemukan di pinggir sungai itu.
Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD dr Soekarjo Tasikmalaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, akhirnya korban teridentifikasi dan dibenarkan oleh keluarga bahwa jasad tersebut berdasarkan ciri-ciri merupakan korban yang hilang terbawa arus sungai di Cihaurbeuti.
Ia mengatakan setelah dipastikan jasad tersebut korban terseret arus, selanjutnya operasi pencarian korban dihentikan, kemudian menyerahkan jasad korban ke keluarganya untuk dimakamkan.
"Pihak Kepolisian Tasikmalaya menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka," ujar Memet. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Survei: Warga Ibu Kota Belum Puas Terhadap Kinerja Anies Baswedan Atasi Kemacetan dan Banjir
Berita Terkait
-
Terpopuler: Viral Mahasiswi IPB Terseret Banjir Bogor, Stasiun Bogor Ditutup Sementara karena Banjir
-
Penampakan Luapan Sungai Cisuda Sukabumi, Warga Berharap Bencana Februari 2022 Tak Terulang
-
Ada Kakek 63 Tahun di Ciamis Kuat Tahan Tegangan Listrik dengan Tangan Kosong
-
Diguyur Hujan Lebat, Desa Bayah Barat Tergenang Banjir
-
Geger Penemuan Mayat di Desa Ancol Tasikmalaya, Ternyata Korban Terseret Arus Banjir
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
Terkini
-
Hari Ini, KPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Menuju Net Zero Emission, Indonesia Siapkan Ekosistem Carbon Capture
-
Update Banjir Jakarta: 39 RT Masih Terendam, Ada yang Sampai 3,5 Meter!
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini
-
Prabowo Bahas Rencana Groundbreaking 141 Ribu Unit Rumah Subsidi, Bakal Serap 80 Ribu Tenaga Kerja
-
Terjebak di Angka 5 Persen, Burhanuddin Abdullah Sebut Ekonomi RI Alami Inersia
-
Buntut Kasus Es Gabus, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari
-
Gus Yahya Tempuh Jalan Islah, Imam Jazuli: Pengakuan De Facto Otoritas Syuriyah
-
Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
-
BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026