Walau sempat berusaha pulang ke rumah dalam kondisi luka, PS akhirnya roboh karena diduga kehabisan darah. PS bahkan sempat teriak memanggil nama "Mama" saat berhenti di depan sebuah depot air di Jalan Mukodar, yang jaraknya hanya beberapa meter dari rumahnya.
PS Dimakamkan Satu Liang Lahat Dengan Neneknya
Setelah kejadian nahas itu, PS dimakamkan satu liang lahat dengan neneknya di TPU Sirnalaya I, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur. Wawan Kurniawan, pengurus TPU Sirnalyan I membenarkan bahwa jenazah almarhumah bocah korban penusukan di Cimahi itu di makamkan di area TPU Sirnalaya, Cianjur.
"Almarhumah PS tiba di Cianjur sekitar pukul 10.00 WIB, dan dimakamkan pukul 11.00 WIB (20/10/2022) kemarin. Proses pemakaman berjalan lancar dan almarhumah dimakamkan satu liang lahat dengan mendiang neneknya," kata Wawan.
Pelaku masih misterius
Polisi masih belum dapat mengidentifikasi pelaku OTK yang membuat PS tewas. Begitu juga dengan keluarga PS yang mengatakan tidak punya masalah dengan orang lain.
"Sepertinya tidak ada masalah, jadi untuk motifnya kenapa dan seperti apa tidak diketahui. Kita dari pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian," kata Galih Pratama (30) paman PS.
Walau pelaku terekam jelas di CCTV saat eksekusi PS, pihak keluarga juga tidak mengenali OTK tersebut. "Untuk saat ini belum mengetahui (pelaku), tapi kalau dilihat dari CCTV, motor pelaku terlihat seperti Mio, jadi yang diketahui ciri-cirinya hanya itu," ujar Galih.
Kekinian polisi masih menunggu hasil autopsi dan terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk pihak keluarga korban. "Sementara masih belum dapat disimpulkan, masih dilakukan penyelidikan," ucap polisi.
Baca Juga: Disebut sebagai Pelaku Penusukan Bocah Perempuan di Cimahi, Ari Rahman: Saya Jadi Korban Hoaks
Keluarga PS Rasakan Kejanggalan
Sementara itu pihak keluarga PS merasa ada yang janggal dalam kasus ini. Hal ini disampaikan oleh Galih paman korban, yang merasa aneh dengan pelaku yang langsung melarikan diri usai melakukan penusukan.
Pelaku penusukan tak mengambil barang apapun saat kejadian penusukan tersebut terjadi.
"Karena pelaku langsung kabur setelah melakukan penusukan terhadap keponakan saya," kata Galih.
Galih mewakili keluarga berharap kasus yang menimpa keponakannya itu dapat segera terungkap oleh pihak kepolisian.
"Semoga polisi bisa cepat menangkap dan mencari tahu motif pelaku," sambungnya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Disebut sebagai Pelaku Penusukan Bocah Perempuan di Cimahi, Ari Rahman: Saya Jadi Korban Hoaks
-
Guru Ngaji Beberkan Sosok Bocah Asal Cimahi yang Tewas Usai Ditusuk Pria Misterius
-
Terpopuler: Keluarga Anak Ditusuk di Cimahi Bongkar Fakta, Pendopo Kota Banjar Diduga Sengaja Dibakar
-
Kejanggalan Versi Keluarga Bocah Perempuan di Cimahi yang Tewas Ditusuk OTK
-
Baru Selesai Ngaji, Seorang Anak Ditusuk Hingga Tewas di Cimahi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja