Suara.com - Seorang perempuan asal Missouri, Amerika Serikat, menggugat perusahaan kosmetik, L’Oreal, dan mengaku dirinya menderita kanker rahim akibat penggunaan produk pelurus rambut dari perusahaan tersebut.
Gugatan yang dilayangkan pada Jumat (21/10) di pengadilan federal Chicago itu diajukan beberapa hari setelah sebuah penelitian oleh Institut Nasional Keselamatan Kesehatan Lingkungan AS (NIEHS) menemukan bahwa produk pelurus rambut dapat secara signifikan meningkatkan risiko kanker rahim bagi orang-orang yang sering menggunakannya.
Penggugat, Jennifer Mitchell, mengaku didiagnosa menderita kanker rahim pada 2018, setelah menggunakan produk-produk L’Oreal sejak tahun 2000, ketika ia berusia 10 tahun.
Ia meminta pengadilan untuk memerintahkan L’Oreal membayar uang ganti rugi dalam jumlah yang tidak ditentukan dan untuk membayar biaya pemantauan kesehatannya.
Tim pengacara Mitchell, Ben Crump dan Diandra Debrosse Zimmermann, mengatakan bahwa firma mereka sudah memiliki klien lain yang mengalami hal serupa.
“Jenny Mitchell adalah perempuan pertama yang didiagnosa kanker rahim yang maju dan mengajukan gugatan terhadap perusahaan yang memproduksi produk pelurus rambut kimiawi tersebut,” kata Crump, di luar gedung pengadilan federal di Chicago pada Senin (24/10).
“Dan pengacara Zimmermann dan saya, kami mewakili banyak perempuan lain yang sekarang maju setelah mengetahui temuan-temuan ilmiah yang mengatakan bahwa terdapat kaitan antara penggunaan produk pelurus kimiawi dan kanker rahim.”
L’Oreal belum menanggapi permohonan untuk memberikan tanggapan.
Kanker rahim sendiri merupakan kanker ginekologi paling umum di Amerika Serikat, menurut data pemerintah federal, dengan jumlahnya yang terus meningkat, khususnya di kalangan perempuan kulit hitam.
Peneliti NIEHS, Che-Jung Chang, mengatakan minggu lalu bahwa penelitian baru itu bisa sangat relevan bagi perempuan kulit hitam karena mereka cenderung menggunakan produk pelurus rambut lebih sering dan dimulai pada usia lebih dini daripada orang-orang dari ras lain.
Mitchell, yang merupakan seorang perempuan kulit hitam, menuduh L’Oreal secara sengaja memasarkan produk pelurus rambutnya kepada perempuan dan anak-anak perempuan kulit hitam dan gagal memperingatkan risikonya, meskipun tahu sejak setidaknya tahun 2015 bahwa produk-produk itu mengandung bahan kimia yang berpotensi berbahaya. [VOA]
Tag
Berita Terkait
-
Tak Hanya Indonesia, WhatsApp Down di Seluruh Dunia
-
Netizen Serang WhatsApp di Twitter, Aplikasi Unpopular di Amerika
-
Pernah Bekerja di China, Mantan Pilot AS Ditangkap oleh Polisi Federal Australia
-
Paspampres Kena Todong Perempuan Berpistol, Apa Itu Pistol FN? Ini Sejarahnya
-
Cemas Cinta Kuya Kepincut Bule Amerika, Uya Kuya Ingin Jodohnya Anaknya Orang Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement