Suara.com - Kantor berita Iran melaporkan bahwa sebanyak 15 orang tewas dan 40 lainnya terluka dalam sebuah serangan di tempat suci kelompok Syiah di kota Shiraz, Iran. ISIS telah mengklaim bahwa mereka berada di balik serangan itu.
Al Jazeera menyebut bahwa berdasarkan laporan tersebut, serangan itu terjadi di Kuil Shah Cheragh pada Rabu (26/10) dini hari waktu setempat dan dilakukan oleh tiga orang pria bersenjata.
Dua pelaku telah ditangkap, sementara seorang lainnya masih dalam pengejaran.
Dalam sebuah pernyataan di akun Telegram mereka, ISIL (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, Nour News, sebelumnya melaporkan bahwa para penyerang bukanlah warga negara Iran.
Sementara itu, kantor berita Fars mengatakan seorang wanita dan dua anak termasuk di antara para korban tewas.
“Kami sedang bersiap untuk salat, dan kemudian kami mendengar suara tembakan. Kami mencoba melarikan diri dari sisi lainnya. Lalu, saya menyadari bahwa saya telah dalam keadaan berdarah,” ujar salah seorang korban selamat kepada Al Jazeera.
“Saya tidak bisa melihat siapa yang menembak … [Serangan itu] dimulai dari jalan, dan mereka kemudian masuk ke kuil dan menembak siapa pun yang mereka lihat. Saya melihat beberapa orang terluka dan tewas, tetapi saya tidak melihat para pelaku,” katanya.
Fouad Izadi, seorang profesor di Fakultas Studi Dunia di Universitas Teheran, mengatakan tujuan penembakan itu adalah untuk "menyerang jemaah".
“Ini adalah ciri khas ISIS: mereka menyerang masjid, mereka menyerang tempat suci,” ujarnya.
Al Jazeera juga menyebut bahwa kuil itu adalah situs penting bagi peziarah. Shiraz juga merupakan tujuan populer untuk ziarah dan pariwisata, dan serangan serupa terakhir kali terjadi di kota itu pada April 2008 ketika bom yang ditanam di sebuah masjid menewaskan 14 orang.
Berita Terkait
-
Santiago Sanchez, Penonton Piala Dunia 2022 Jalan Kaki dari Spanyol ke Qatar Hilang di Iran
-
Iran Bebaskan 2 Influencer Asal Selandia Baru yang Sebelumnya Ditahan
-
Iran Dituding Bantu Rusia dalam Perang Lawan Ukraina, Desakan FIFA Coret Timnas Iran dari Piala Dunia 2022 semakin Kuat
-
Kronologi Timnas Iran Didesak Mundur dari Piala Dunia 2022 hingga Calon Penggantinya
-
Siapa Pengganti Posisi Iran Jika Dikeluarkan dari Piala Dunia 2022 Qatar?
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!