Melalui amanat itu pula, pada 30 Oktober 1945, Paku Alam VIII dan Sri Sultan Hamengkubuwono bersepakat untuk mengabungkan Daerah Kasultanan dan Kadipaten menjadi nama Daerah Istimewa Yogyakarta.
3. dr R Rubini Natawisastra
Raden Rubini Natawisastra lahir di bandung, Jawa Barat pada 31 Agustus 1906. Ia merupakan dokter lulusan STOVIA pada 1930. Setelah lulus dr Rubini mengabdikan dirinya di Jakarta.
Namun pada 1934 ia dipindahkan ke Pontianak Kalimantan Baratdan bertugas sebagai Kepala Kesehatan Pontianak.
Selama bertugas disana, dr Rubini dikenal sangat peduli dengan kesehatan masyarakat Kalbar. Ia bahkan kerap mendatangi masyarakat di lokasi terpencil untuk melakukan pengobatan.
Selain menjadi dokter, Rubini juga aktif mendukung perjuangan kemerdekaan RI melalui jalur politik. Ia sempat bergabung dengan Partai Indonesia Raya (Parindra).
Dalam buku Sejarah Perlawanan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme di Kalimantan Barat yang terbit pada 1981, disebutkan Rubini masuk dalam jajaran elit Parindra Kalbar pada 1930.
4. H Salahuddin bin Talabuddin
Nama H Salahuddin bin Talabuddin diusulkan untuk menjadi pahlawan nasional oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara pada Rabu (30/3/2022).
Baca Juga: Lima Tokoh Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Ia merupakan tokoh yang memimpin pergerakan melawan penjajah di wilayah Maluku Utara. Atas upayanya itu, Salahuddin beberapa kali ditangkap dan ditawan oleh pihak penjajah Belanda.
Tak hanya ditahan, ia juga dikurung, disiksa bahkan dibuang ke sejumlah daerah, seperti Sawahlunto Sumatera Barat, Nusakambangan hingga ke Boven Digul.
Semasa hidupnya, Salahuddin dikenal gigih dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salahuddin akhirnya meninggal dunia setelah dieksekusi regu tembak Belanda di Skep Ternate.
5. KH Ahmad Sanusi
KH Ahmad Sanusi merupakan salah satu ulama besar yang lahir pada 18 September 1999 di Desa Cantayan, Kecamatan Cikembar Cibadak,kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Secara garis keturunan KH Ahmad Sanusi masih terkait dengan Nabi Muhammad SAW, namun ia memilih untuk menyembunyikan identiasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Final! Ini Daftar 5 Tokoh Penyandang Anugerah Gelar Pahlawan Nasional 2022 yang Disetujui Jokowi
-
Ada Nama Soeharto, Ini Profil 5 Tokoh Yang Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Pada 10 November
-
Daftar 5 Tokoh Bangsa yang Dapat Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini
-
Lima Tokoh Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
-
Jokowi Bakal Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas
-
Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman
-
Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!
-
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran
-
Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran
-
Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran