Suara.com - Terdapat dua nama yang digadang-gadang menjadi pendamping Anies Baswedan di Pemilihan Presiden 2024. Yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan.
Namun ribut-ribut ini, menurut pegiat media sosial Ade Armando, tidak perlu diperpanjang. Pasalnya ada cara yang sangat mudah untuk menyelesaikan perkara tersebut.
Seperti dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Ade awalnya menilai Anies sebenarnya belum mendapat tiket untuk maju capres 2024.
"Pertama-tama tentu kita harus asumsikan bahwa Anies memang akan maju sampai saat ini tiket itu sebenarnya belum di tangan. Inisiatif Surya Paloh untuk memajukan nama Anies belum seratus persen disambut oleh dua calon mitra koalisi, PKS dan Demokrat," ujar Ade, dikutip dari kanal YouTube CokroTV, Kamis (3/11/2022).
Saat ini yang menjadi tugas utama adalah menggandeng Partai Demokrat dan PKS sebagai mitra koalisi Partai NasDem. Tahap ini, menurut Ade, juga tetap bisa diselesaikan dengan cara wani piro.
"PKS ngotot, wapres harus dari PKS. Kemungkinan besar yang diajukan adalah Ahmad Heryawan. Sementara Demokrat tentu saja ngotot bahwa AHY. Rasanya tinggal itu yang mengganjal terbangunnya koalisi," kata Ade.
"Tapi urusan itu akan bisa diselesaikan dengan prinsip wani piro," sambung Ade, alias prinsip berani membayar berapa untuk memuluskan rencana mereka.
Deklarasi Anies-AHY dan Anies-Aher Ditemukan di Banyak Daerah
Spanduk-spanduk bergambar Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan diketahui mulai bermunculan di sejumlah lokasi di Kota Solo, Jaw Tengah, pada Selasa (2/11/2022).
Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Perbandingan Foto Bundaran HI saat Era Anies dengan Heru, Benarkah?
Spanduk itu terlihat memiliki background warna ungu bertuliskan Anies-Aher 2024 yang tampak memakai kemeja warna putih. Kemudian terlihat tulisan "Bersatu Bersama untuk Indonesia" di spanduk tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Renanda Bachtar, menyebut deklarasi pendukung Anies-AHY mulai bermunculan di banyak daerah.
"Bermunculan spanduk Anies-Aher di Tangsel dan Bandung, Jawa Barat, merupakan salah satu tanda banyak masyarakat yang punya harapan besar ke koalisi perubahan. Jadi, dimana-mana, wajah tokoh-tokoh koalisi perubahan mulai dimunculkan terus oleh masyarakat," ujar Renanda, Kamis (3/11/2022).
"Di berbagai pelosok Indonesia lainnya, juga sudah bermunculan relawan Anies-AHY yang mendeklarasikan diri. Bahkan sudah sampai Pontianak, Kalimantan Barat, dan Ambon, Maluku," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ade Armando: Bila Suara Umat Kristen Terbelah Anies akan Menang, Warganet Colek Ganjar
-
Marak Spanduk Anies-Aher di Sejumlah Daerah, Demokrat Ogah Kalah: di Pelosok Relawan Anies-AHY Juga Sudah Deklarasi
-
Bukan Prabowo Subianto, Lawan Sepadan Anies Baswedan Pada Pilpres 2024 Adalah Ganjar Pranowo
-
Sudah Usung Anies tapi Hasil Survei Masih Anjlok, NasDem Tetap Santai: Ada Banyak Jalan ke Roma
-
Anies Baswedan 'Take It Easy' Saja dengan Orang-orang yang Berseberangan, Bakal Marah Kalau..
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang
-
Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
-
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak
-
Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Hutan Lampung, Rubicon Dirampas Negara