Suara.com - Sebuah bongkahan es secara mengejutkan menimpa dan menewaskan seorang turis asal Brazil di gua di Patagonia, Argentina, yang terkenal dengan gletsernya.
Berdasarkan informasi pihak kepolisian setempat pada Kamis (3/11), seorang pria meninggal dunia di dekat kota Ushuaia di sebelah selatan Argentina setelah tertimpa reruntuhan es dari bagian atas sebuah gua di Patagonia. Media lokal mengidentifikasi korban sebagai seorang warga Brazil.
Antara juga melaporkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi di daerah terlarang pada Rabu sore di Cueva de Jimbo, yaitu daerah dengan gletser di dalam taman nasional Tierra del Fuego, yang terletak di pinggiran Ushuaia, sekitar 1. 3.070 kilometer selatan ibu kota Buenos Aires.
Ushuaia adalah ibu kota Provinsi Tierra del Fuego dan berpenduduk 50.000 jiwa serta dianggap sebagai kota paling selatan di dunia bersama kota tetangga Puerto Williams di Chile.
Menurut laporan, satu kelompok yang terdiri atas tujuh turis mendekati gua, dan salah satunya merekam momen mengejutkan ketika bongkahan es pecah dan menimpa turis itu. Suara jeritan juga dapat didengar dalam video.
Pejabat polisi, Cristian Armani, mengatakan kepada Reuters bahwa pria itu tidak membawa paspor atau kartu identitas pada saat berwisata.
Pria tersebut bepergian bersama anjingnya dengan menggunakan mobil yang juga berfungsi sebagai rumah. Korban juga tidak memiliki relasi dengan turis lain yang memilih untuk mengikuti jalur yang dipasang tanda-tanda bahaya yang melarang masuk.
"Dilarang masuk karena es dan batu bisa jatuh dari atap gua," kata Armani.
"Cueva de Jimbo berada di kaki gletser, terbentuk secara alami dari batu dan es dan terkikis oleh angin dan suhu yang meningkat," katanya menambahkan. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka
-
Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi
-
Polda Metro Periksa 24 Saksi Kasus Sutrimo, Status Kini Naik ke Penyidikan
-
Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah yang Digagas Turki dan Arab Saudi?
-
Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki