Bangunan Taman Ismail Marzuki mengadopsi pula budaya luhur Indonesia. Misalnya Gedung Ali Sadikin yang terdiri dari Perpustakaan Jakarta, Pusat Dokumentasi Sastra H. B. Jassin, Galeri Emeria Soenassa, Galeri S. Sudjojono, Wisma Seni, dan sebagainya, mengadaptasi arsitektur rumah panggung. Lantai dasarnya dibuat terbuka, seperti rumah panggung khas Indonesia. Terdapat pula taman berundak di lantai atas yang menyerupai terasering.
"Pada façade perforated Gedung Perpustakaan dan Wisma Seni, ada motif tumpal dari corak batik Betawi serta bentukan precast pada façade (wajah bangunan) yang terinspirasi dari tangga nada lagu Rayuan Pulau Kelapa ciptaan Ismail Marzuki," urainya.
Harapannya, revitalisasi TIM ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Tidak hanya seniman, namun warga pun dapat menikmati Taman Ismail Marzuki. Warga dapat nongkrong bersama keluarga atau teman di arena pendidikan seperti Perpustakaan Jakarta dan Planetarium, hingga menikmati pameran seni, pertunjukan hiburan, serta seniman-seniman berlatih di TIM.
Berita Terkait
-
PKS: Tidak Benar Anies Sudah Pilih Cawapres, Tim Kecil Masih Bahas Kriteria
-
Jelang Piala Dunia Qatar, Pihak Penyelenggara Bakal Hentikan Syarat Tes Covid
-
Kepala Perpusnas Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah Way Kanan
-
Densus 88 Antiteror Ambil Alih Kasus Perempuan Todong Pistol ke Paspamres
-
Profil AKBP Ari Cahya Nugraha, Sosok 'Acay' yang Bantah Terlibat Tim CCTV Km 50
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!
-
Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!
-
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum untuk Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Isr
-
CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi
-
Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita
-
Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya
-
Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?