Suara.com - Nama K.H Ahmad Sanusi sepertinya tidak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia. Belakangan, beliau dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Maka berikut akan dibahas profil K.H Ahmad Sanusi secara singkat.
Pengumuman penganugerahan ini sendiri disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD melalui akun Twitter yang dimilikinya. Gelar Pahlawan Nasional akan diberikan pada lima tokoh pada 7 November 2022, salah satunya adalah K.H Ahmad Sanusi.
Profil K.H Ahmad Sanusi
Beliau sendiri terkenal sebagai salah satu ulama besar dari Sukabumi, yang memiliki banyak pemikiran brilian. Deretan karya yang dihasilkannya antara lain adalah kajian tafsir, fikih, tasawuf, hingga di bidang kalam.
Dengan ilmu dan pemikiran yang dimilikinya, K.H Ahmad Sanusi dikenal luas di area Jawa Barat, Batavia kala itu, Bengkulu, bahkan jauh hingga ke area Johor, Malaysia. Tokoh yang lahir pada tahun 1889 ini kemudian turut berperan menjadi anggota dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan indonesia tahun 1945.
K.H Ahmad Sanusi pergi haji ke Mekkah bersama sang istri, dan menetap selama lima tahun di sana. Beliau kemudian banyak bersilaturahmi dan bertukar pikiran dengan banyak ulama selama di Arab Saudi. Kembalinya di tahun 1915 kemudian menjadi titik dimana ia membantu ayahnya mengajar di Pesantren Cantayan.
K.H Ahmad Sanusi juga dikenal sebagai tokoh Sarekat Islam, dan pendiri Al-Ittihadiyatul Islamiyah atau AII. Namun organisasi ini kemudian dibubarkan di masa pendudukan Jepang, yang kemudian beliau membuat organisasi bawah tanah dengan nama Persatuan Umat Islam Indonesia.
Kiprahnya di dunia perjuangan kemudian harus berakhir saat beliau wafat, pada 31 Juli 1950 lalu di kediamannya di Pondok Pesantren Gunung Puyuh Sukabumi.
Saat wafat beliau meninggalkan seorang istri bernama Siti Juwariyah binti Haji Afandi.
Baca Juga: Tunggu Sepuluh Tahun Lamanya, Paku Alam VIII Akhirnya jadi Pahlawan Nasional
Diusulkan oleh Pemerintah Jawa Barat
Pengusulan nama K.H Ahmad Sanusi sendiri dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Jawa Barat, dalam rangka penganugerahan Pahlawan Nasional di tahun 2022 ini. Beliau, bersama empat orang tokoh lain, kemudian secara resmi akan dianugerahi gelar ini pada 7 November 2022 mendatang.
Prosesi ini akan dilangsungkan di Istana Negara dan dihadiri oleh pejabat negara. Sedikit informasi, penganugerahan ini dilakukan secara rutin setelah melalui tahap panjang dan studi mendalam terkait latar belakang tokoh yang diangkat.
Itu tadi sedikit profil dari K.H Ahmad Sanusi yang bisa dibagikan dalam artikel singkat ini. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa
-
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review
-
5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter
-
25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan