Kemudian, Ridwan melihat Arif, Baiquni, dan Chuck sudah duduk di depan laptop. Sedangkan pada saat itu, Ridwan duduk menghadap bagian belakang layar laptop.
Chuck kemudian mengajak Ridwan untuk mengobrol. Diakui oleh Ridwan, pada saat itu Chuck bertanya tentang pengalaman Ridwan selama tinggal di Komplek Polri Duren Tiga.
Tidak berselang lama, anak buah Ridwan yaitu Ipda Arsyad Daiva Gunawan datang ke rumah tersebut. Arsyad melaporkan apa saja yang terjadi di TKP penembakan Brigadir J, mulai dari sistem pengamanan, sampai dengan police line yang rusak.
Sebagai informasi, Ridwan sendiri yang menunjuk Arsyad sebagai kepala tim pengamanan TKP rumah dinas Ferdy Sambo.
Kemudian, Arsyad beranjak meninggalkan rumahnya. Namun, setelah beberapa saat, tiba-tiba Arif berdiri pergi meninggalkan teras rumah, dan diikuti oleh kedua rekannya tersebut.
Diakui oleh Ridwan, ia tidak mengetahui apa yang mereka tonton sampai membuat ketiga anak buah Ferdy Sambo tersebut bolak-balik keluar rumah, yang ia ketahui, anak buah Sambo tersebut menonton sesuatu selama kurang lebih 5-7 menit.
Sejak kejadian tersebut, Ridwan tidak lagi bertanya tentang apa yang mereka tonton karena ia merasa tidak ada yang mencurigakan.
Namun, setelah hampir satu bulan, tepatnya pada tanggal 4 Agustus 2022, Ridwan baru mengetahui apa yang ditonton oleh Arif, Chuck, dan juga Baiquni.
Ridwan mengetahui bahwa ketiga anak buah Ferdy Sambo tersebut melihat Brigadir J melintas di taman rumah dinas Sambo sebelum Sambo tiba di rumah tersebut. Padahal, dalam keterangan Sambo, Brigadir J sudah tewas sebelum ia tiba di rumah dinas.
Baca Juga: Kak Seto Kena Tipu, Anak Bungsu Putri Candrawati yang Diperjuangkannya Ternyata Hasil Adopsi
Sebagai informasi, AKBP Ridwan Soplanit menjadi satu dari belasan nama saksi kasus obstruction of justice alias upaya menghalangi penegakan hukum dalam penyelidikan pembunuhan Brigadir J.
Ridwan sendiri telah menempuh sidang kode etik yang berujung pada keputusan demosi 8 tahun oleh Komisi Kode Etik Polri atau KKEP. Ridwan telah mengajukan banding atas putusan tersebut.
Untuk mensukseskan pengajuan bandingnya tersebut, Ridwan sendiri telah menggandeng pengacara kondang, OC Kaligis, untuk mendampinginya agar berhasil memenuhi banding tersebut.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Kak Seto Kena Tipu, Anak Bungsu Putri Candrawati yang Diperjuangkannya Ternyata Hasil Adopsi
-
Terungkap! Anak Bungsu Putri Candrawathi Ternyata Hasil Adopsi, Kak Seto Akui Kena Prank
-
Susi ART Ferdy Sambo Dinilai Berbelit-belit saat Sidang Berlangsung, Suami: Jangan Bohong, Jujur Saja
-
Blak-blakan Penyidik Akui Takut Terhadap Ferdy Sambo: Saya Sekali Diperintah Langsung Melaksanakan
-
Bikin Jantungan! Video Rizky Billar Hendak Ceburkan Baby L ke Kolam, Warganet: Bercandanya Serem Banget
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional