Suara.com - Seorang perempuan menjadi korban dugaan pelecehan seksual di kereta Commuter Line atau KRL. Pelaku melecehkan korban dengan memanfaatkan situasi kereta yang penuh sesak.
Lewat akun Twitter korban dengan nama pengguna @heggykear*** mengungkap pengalaman buruk yang dialaminya. Disebutkan peristiwa itu terjadi pada Senin (7/11/2022) pagi kemarin di kereta rute Stasiun Cakung menuju Stasiun Duri.
"Pagi ini (kemarin) saya naik KRL dari Stasiun Cakung menuju Duri jadwal 06.59," tulis korban di akunnya.
Ketika naik dari Stasiun Cakung, kereta sudah penuh sesak, sehingga menyulitkan korban untuk bergerak.
Di dalam kereta korban berhadapan dengan seorang pria menggunakan kacamata.
"Yang akhirnya jadi b*ngs*t, nempelin alat kelaminnya ke bokong saya dan goyang-goyang," ungkap korban.
Dalam unggahannya, korban melampirkan wajah terduga pelaku yang menggunakan kacamata.
Hingga artikel ini naik tanyang, jurnalis Suara.com sedang mengkonfirmasi kejadian ini ke pihak Commuter Line, namun hingga berita ini dituliskan belum ada jawaban.
Berita Terkait
-
Eks Wakil Dekan di IAIN Metro Diduga Lecehkan Sejumlah Mahasiswi Masih Mengajar, Korban Trauma Berat
-
WNA Rusia Jadi Korban Catcalling Sopir Taksi di Kuningan, Netizen: Auto Dipecat
-
Mantan Wakil Dekan di IAIN Metro Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Mahasiswa Tuntut Pelaku Dipecat
-
Viral Penumpang Panik Gegara Bus TransJakarta Mundur usai Terjebak di Perlintasan KRL, Ada Korban Kena Serpihan Kaca
-
Melihat Rumah Magelang, Sempit tapi Tak Ada yang Dengar Saat Brigadir J Diduga Lecehkan Putri Candrawathi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?
-
Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah
-
Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut
-
Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan