Suara.com - Salah satu hal yang dipermasalahkan keluarga pasca kematian Brigadir J adalah adanya aliran dana keluar dari rekening almarhum. Karena itulah pihak bank terkait dipanggil untuk memberikan kesaksian di persidangan Senin (7/11/2022).
Namun saksi yang bersangkutan ternyata tidak datang dan hal itu dipermasalahkan oleh pengacara Bharada E, Ronny Talapessy. Pasalnya Ronny menyebut dana yang dipindahkan dari rekening Brigadir J itu diduga turut diterima oleh salah satu terdakwa, tak terkecuali Bripka Ricky Rizal Wibowo.
Kuasa hukum Bripka RR, Erman Umar, tidak mempermasalahkan keberatan Ronny tersebut. Menurutnya masalah pemindahan dana akan didalami lebih jauh di persidangan.
Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi Erman. Menurutnya Brigadir J, Bripka RR, dan Bharada E sama-sama menerima uang dari keluarga Sambo.
"Uang yang ada di rekening, baik Yosua, maupun Richard, maupun Ricky, mereka disiapkan rekening tapi (tidak) dikuasai oleh (pribadi) karena duit tugas," jelas Erman, dikutip Suara.com dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa (8/11/2022).
"Misalnya Yosua mengurus rumah di Jakarta, rumah Saguling dan Duren Tiga, itu dia dikasih dana untuk kebutuhan rumah tangga. Jadi kalau ada pengambilan itu perintah, itu biasanya (dari) Putri (Putri Candrawathi)," sambungnya.
Hal ini juga berlaku terhadap pemindahan dana dari rekening Brigadir J, bahkan setelah ia meninggal dunia. Menurutnya dana dipindah karena di rekening Brigadir J masih tersisa saldo untuk kebutuhan rumah tangga.
"Begitu juga Yosua setelah meninggal kan, pasti dana masih ada sisa, itu kan dana rumah tangga Jakarta. Setelah itu, mungkin kita nggak tahu detailnya, diminta lah si Ricky, 'Tolong pindahin'. Karena itu kan duit untuk kepentingan tugas selama dia bertugas. Itu sebenarnya," jelas Erman.
Hanya saja Erman tidak ingin mendahului persidangan dan mempersilakan supaya fakta tersebut diungkap sesuai prosedur yang berlaku.
Sebagai informasi, untuk pertama kalinya Bripka RR dihadirkan di persidangan bersama dengan Bharada E. Selain keduanya, Kuat Ma'ruf juga dihadirkan di persidangan yang digelar pada Senin (7/11/2022) tersebut.
Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan beberapa saksi, mulai dari asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, hingga sopir ambulans yang mengevakuasi jenazah Brigadir J.
Berita Terkait
-
Percakapan Dibongkar Saksi Daden di Sidang, Yosua Bosan jadi Ajudan Sambo hingga Ogah Nikahi Vera: Carikan Aku Cewek
-
Sopir Ambulans Ngaku Sudah Curiga Saat Tiba di Rumah Ferdy Sambo, sampai Lakukan Hal di Luar Kebiasaan Ini
-
'Perang' Kamaruddin vs Kuasa Hukum Ferdy Sambo Soal Isu Judi Online
-
Brigadir J Tiba-tiba Keluar dari Grup WA Keluarga Pagi Ini, Bukti HP Masih 'Dimainkan' Kubu Sambo?
-
Pasca Yosua Tewas, Ferdy Sambo Minta Ricky Rizal Antar Putri Candrawathi ke Rumah Saguling
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui