Suara.com - Budayawan dan politikus senior Eros Djarot memang dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri.
Keduanya dekat karena Eros sendiri memang memiliki keakraban dengan keluarga Soekarno secara umum. Eros turut mendampingi awal sepak terjang politik Megawati.
Mulanya Eros menyatakan bahwa dia sempat diminta oleh Fatmawati untuk mendampingi Megawati yang akan maju sebagai ketua umum PDI sebelum menjadi PDI Perjuangan.
"Saya ditelfon sama Ibu Fatmawati, [dibilang] Eros kau dampingi lah si Adis [panggilan Megawati] itu, itu dia mau jadi ketua umum," kata Eros dalam wawancara yang tayang di YouTube Liputan6.
Eros menyebutkan kepercayaan Fatmawati padanya dikarenakan adanya faktor kedekatan.
"Ya karena saya kan sudah dekat sekali, udah kayak ibu sendiri, makanya sekarang saya ketua yayasan Fatmawati," imbunya.
Dalam hubungannya dengan Megawati, Eros kemudian menyatakan bahwa kedekatannya dengan Megawati sempat sampai menimbulkan gosip di dunia politik.
Eros menyebutkan bahwa dia sering kali menemani Megawati melakukan aktivitas, bahkan ketika berziarah.
"Itu kan begini saya tuh suka nemani dia [Megawati] suka ziarah saya yang selalu nemani dia siang malam wajar dong suaminya berpikir yang enggak-enggak apalagi diisukan," kata Eros.
Baca Juga: Megawati Kembali Suarakan Stop Perang: Dunia Rusak, Manusia Mau Dibawa ke Bulan atau Mars Kah?
"Abis itu juga lagi ziarah di tempat kecil gelap Mbak Mega badanya lumayan, kalau nyemplung kan saya [disalahkan] dia gandeng saya nyebar lah, dibilang si Eros sama si Mega pacaran gendeng kan," imbuhnya.
Meski sempat digosipkan hingga bersinggungan di politik, Eros menyebutkan bahwa hubungan kekeluargaannya bersama Megawati masih berjakan baik.
Bahkan salah satu putranya cukup dekat dengan Megawati.
"Anak saya udah saya hibahkan kayak anak dia, si Banyu itu tanya dia kalau lebaran baru jam delapan udah ke rumah dia, dia udah kayak anak Mega sendiri soalnya udah dari kecil," ungkap Eros.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil