News / Nasional
Jum'at, 11 November 2022 | 14:01 WIB
Anne Hathaway akan menjadi salah satu pembicara dalam B20 Summit 2022 di Bali. (Twitter/b20)

Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan B20 Summit. Melansir dari unggahan akun Instagram resmi @theb20summit, terdapat sejumlah sosok ternama yang akan turut menghadiri pagelaran B20 di Tanah Air.

Di antara tokoh ternama yang diketahui akan menghadiri pagelaran B20, disebutkan juga beberapa sosok antara lain Duta Perempuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Anne Hathaway, CEO Tesla elon Musk, dan CEO Unilever Alan Jope.

Lantas apa itu B20? Apa bedanya dengan KTT G20? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Arti B20

B20 merupakan singkatan dari Business 20. B20 adalah forum dialog resmi yang menjadi bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di bawah Sherpa Track atau Jalur Sherpa.

Suara.com - B20 adalah forum yang digunakan untuk menuangkan pandangan umum dari komunitas bisnis internasional.

Lantas, apa perbedaannya dengan G20 yang digelar di Tanah Air? 

G20 atau Group of Twenty sendiri adalah sebuah forum kerja sama ekonomi multilateral yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar yang ada di dunia.

G20 beranggotakan 19 negara, dan 1 lembaga Uni Eropa, di antaranya:

Baca Juga: Tak Seperti Masyarakat Umum, Delegasi KTT G20 Bisa Langsung ke IGD Tanpa Daftar

1. Afrika Selatan

2. Amerika Serikat

3. Arab Saudi

4. Argentina

5. Australia

6. Brasil

7. India

8. Indonesia

9. Inggris

10. Italia

11. Jepang

12. Jerman

13. Kanada

14. Meksiko

15. Korea Selatan

16. Rusia

17. Perancis

18. Tiongkok

19. Turki

20. Uni Eropa

Perlu diketahui bahwasanya fokus isu dalam pertemuan G20 dibagi menjadi dua, yaitu Finance Track atau Jalur Keuangan, dan yang kedua Sherpa Track atau Jalur Sherpa.

Jalur Keuangan sendiri membahas masalah ekonomi dan keuangan, seperti kebijakan fiskal, moneter, regulasi keuangan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional. Pembahasan jalur keuangan dilakukan oleh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari masing-masing negara anggota yang tergabung. 

Sementara itu, Jalur Sherpa berfokus pada pembahasan yang lebih luas lagi, seperti geopolitik, anti korupsi, pembangunan, perdagangan, energi, perubahan iklim, hingga kesetaraan gender. Pembahasan Jalur Sherpa sendiri dilakukan oleh menteri terkait dari masing-masing negara anggota.

Menyadur dari laman B20 Indonesia 2022, B20 dari Jalur Sherpa ini baru berdiri di tahun 2010 dan menjadi salah satu forum yang paling menonjol dalam G20.

Adapun tujuan dari B20 sendiri adalah untuk melakukan perumusan rekomendasi dan menetapkan komitmen para pemimpin bisnis dan organisasi bisnis untuk menangani permasalahan saat ini.

Rekomendasi tersebut disampaikan kepada tuan rumah atau Presidensi G20, untuk lebih lanjut diperhitungkan dalam kesimpulan akhir G20.

B20 Summit Indonesia

Seperti sudah dijelaskan bahwa pada tahun ini, puncak B20 jatuh pada tanggal 13-14 November di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Bali.

Acara B20 Summit Indonesia sendiri digelar oleh Kamar Dagang Indonesia (KADIN) berdasarkan pada perintah pemerintah Indonesia sebagai Presidensi G20 2022.

Mengutip dari laman resminya, B20 sendiri terdiri dari enam gugus tugas dan satu dewan aksi untuk menyampaikan rekomendasi terkait topik-topik tertentu, diantaranya yaitu:

1. Perdagangan dan Investasi

2. Energi, Keberlanjutan, dan Iklim

3. Digitalisasi

4. Keuangan dan Infrastruktur

5. Masa Depan Pekerjaan dan Pendidikan

6. Integritas dan Kepatuhan

7. Dewan Aksi Wanita dalam Bisnis.

Adapun dari setiap gugus tugas terdiri dari sekitar 100 anggota yang menjadi perwakilan dari berbagai negara dan organisasi.

B20 ini menjadi heboh dan ramai menjadi sorotan karena akan dihadiri oleh sosok-sosok ternama, termasuk Elon Musk.

Mengutip dari berbagai sumber, dalam acara puncak B20 ini, akan terbagi ke dalam beberapa sesi dengan beragam pembicara dari berbagai kalangan.

Seperti halnya aktris Hollywood, Anne Hathaway, sebagai Duta Perempuan PBB akan membawakan tema “Mempercepat Transformasi Ekonomi dan Pertumbuhan Produktivitas yang Inklusif”.

Tidak hanya itu, ada pula forum diskusi dengan sosok ternama, CEO Tesla Elon Musk dan CEO KADIN Indonesia Anindya Bakrie, dalam sesi “Menavigasi Gangguan Masa Depan Inovasi Teknologi Global”.

Kemudian, dalam sesi bertajuk, “Berinvestasi dalam Pertumbuhan Inklusif untuk Masa Depan yang Tangguh”, B20 ini akan menghadirkan sederet pembicara, termasuk di antaranya CEO Unilever, Alan Jope, dan Mari Elka Pangestu dari World Bank.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Load More