News / Metropolitan
Jum'at, 11 November 2022 | 16:29 WIB
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. (Dok: Instagram/ErinaGudono)

Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dikabarkan menggelar pernikahan dengan Erina Gudono pada 10 Desember 2022.

Tentu saja serba-serbi jelang pernikahannya menjadi sorotan publik. Termasuk jalan depan rumah calon mertua Kaesang yang diaspal sebulan sebelum pernikahan diselenggarakan.

Hal yang menjadi sorotan, perbaikan jalan ini dilakukan dengan memakai APBD Kabupaten Sleman. Hal ini diungkap oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Sleman Taufiq.

"Mengajukannya tetap melalui proposal, perlakuannya sama," ungkap Taufiq, Rabu (9/11/2022).

Kendaraan pengaspal dan area jalan depan kediaman Erina Gudono yang telah dihaluskan, Sleman, Kamis (10/11/2022). [Dok.Istimewa]

Ia juga menambahkan bahwa daerah kediaman Erina masuk dalam Kawasan Strategis Cepat Tumbuh (KSCT) Kabupaten Sleman dan pengaspalan dilakukan berdasarkan permohonan pihak desa setempat. Terungkap pula bila biaya pengaspalan jalan mencapai sekitar Rp196 juta.

Informasi ini tentu mendapat beragam respons publik. Bahkan ada warganet yang meminta supaya Kaesang menikahi saja wanita dari setiap kecamatan di Indonesia supaya jalan segera diperbaiki.

Tak hanya itu, beberapa warganet juga langsung membandingkannya dengan aksi crazy rich Grobogan, Jawa Tengah bernama Joko Suranto.

Jasa Sultan Grobogan Joko Suranto Perbaiki Jalan Pakai Uang Pribadi

Kondisi jalan Jetis, Kabupaten Grobogan dalam proses perbaikan. [dok.warga Jetis]

Sebagai pengingat, Joko memperbaiki jalan yang rusak di Desa Etis, Kecamatan Karangrayung hingga merogoh kocek pribadi sebesar Rp2,8 miliar.

Baca Juga: Jalan Depan Rumah Erina Gundono Diaspal Jelang Mantu, Warganet: Semoga Kaesang Menikahi Perempuan Tiap Desa

Padahal semestinya jalan tersebut diperbaiki oleh pemerintah setempat, tetapi minimnya aksi tindak lanjut membuat Joko prihatin apalagi karena jalan yang rusak menimbulkan banyak kecelakaan.

"Saya senang melihat warga yang kini berantusias menikmati jalan baru. Saya harap jalan ini berguna terlebih bisa meningkatkan perekonomian warga yang mayoritas petani," kata Joko.

"Saya juga bersyukur kepada Allah karena diberikan kesempatan untuk berbagi, semoga berguna dan terima kasih semua saudara saya yang memberikan support untuk bersama membangun jalan desa ini," sambungnya.

Dikutip dari tayangan di akun Instagram @undercover.id, Kepala Desa Jetis sudah mengajukan perbaikan jalan tetapi tidak ada tindak lanjut dari Dinas PUPR Grobogan.

"The real crazy rich tidak pakai APBD.." celetuk @undercover.id.

Jasa Joko Suranto membuatnya mendapat sanjungan dari banyak warga setempat. Pasalnya sebelum diperbaiki dengan kocek pribadi Joko, jalan penghubung antardesa itu dalam keadaan berlubang parah serta dipenuhi genangan air yang membahayakan setiap hujan turun.

Load More