- Mensos Saifullah Yusuf mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Jakarta pada Jumat (8/5/2026) menggunakan mobil listrik operasional.
- Tujuan kunjungan tersebut adalah melakukan audiensi dengan KPK terkait pengawasan pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial.
- Gus Ipul berkomitmen mencegah praktik korupsi pada program strategis nasional serta mengevaluasi efisiensi penggunaan kendaraan listrik di lembaganya.
Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menggunakan mobil listrik Wuling Air EV.
Mobil berwarna putih dengan nopol RI 27 itu tiba di depan lobi Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.32 WIB.
Selain itu, terdapat stiker Sekolah Rakyat terpasang di bagian kanan pintu mobil.
“Iya ini memang mobil saya dengan Pak Wamen, ini adalah mobil operasional Kemensos,” kata Gus Ipul di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).
Dia menjelaskan bahwa nantinya, Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan evaluasi terhadap penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan operasional.
“Melakukan evaluasi nanti setelah kita memanfaatkan mobil listrik ini efek terhadap efisiensi dan juga membangun kesadaran jajaran Kemensos untuk bisa lebih hemat energi. Mudah-mudahan an nanti tentu bisa dipraktikkan lebih jauh,” tutur Gus Ipul.
Dia juga mengaku telah menggunakan mobil listrik ini untuk perjalanan di dalam kota sejak satu bulan terakhir.
Pada kesempatan yang sama, Gus Ipul mengungkapkan alasannya mendatangi KPK. Dia mengaku akan melakukan audiensi untuk membahas pengadaan barang dan jasa di Kemensos.
Gus Ipul datang ke lembaga antirasuah bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono, serta jajaran direktur jenderal (dirjen) dan kepala biro di Kemensos.
Baca Juga: Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
“Kami akan menyampaikan semua hal yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos, sekaligus kami minta nasihat, minta masukan, minta kritik, minta saran karena kebetulan kita juga sedang memulai pelaksanaan pengadaan pada tahun 2026,” ucap Gus Ipul.
“Kita ingin program strategis Bapak Presiden, khususnya sekolah rakyat tidak dikotori oleh praktik korupsi,” tambah dia.
Untuk itu, Gus Ipul mengaku terbuka untuk menyampaikan informasi perihal pengadaan barang dan jasa di Kemensos kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan lembaga-lembaga nonpemerintah.
Berita Terkait
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir