Suara.com - Serah terima jabatan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2017-2022 dengan sembilan anggota baru periode 2022-2027 digelar di kantor lembaga HAM tersebut di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).
Dalam acara serah terima jabatan, dibacakan Surat Keputusan (SK) Nomor 113/P tahun 2022 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia oleh Presiden RI yang ditandatangan Presiden Joko Widodo.
Dengan dilaksanakannya serah terima tersebut, tujuh anggota Komisioner Komnas HAM periode 2017-2022 secara resmi sudah tidak lagi menjabat.
Serah terima tersebut hanya dihadiri langsung Komisioner Komnas HAM Amiruddin sebagai perwakilan komisioner periode 2017-2022.
Adapun enam komisioner lainnya seperti Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, Munafrizal Manan, Hairansyah, Beka Ulung Hapsara, Choirul Anam, Sandrayati Moniaga hadir secara daring.
Melalui sambungan panggilan video, Taufan mengatakan, jika Choirul Anam, Beka Ulung Hapsara tidak bisa hadir karena sedang berada di Jenewa menghadiri Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Karena ada tugas-tugas Komnas HAM terakhir kami di Jenewa, jadi bisa diwakili oleh Pak Amiruddin," kata Taufan.
Kepada sembilan anggota Komnas HAM yang baru, Taufan mengucapkan selamat menjalankan tugas. Dia meyakini, sembilan orang yang terpilih tersebut mampu melanjutkan kerja-kerja mereka sebelumnya.
"Kami bertujuh meyakini sembilan orang yang terpilih adalah orang-orang terbaik dari ratusan orang yang mendaftar tempo hari," ujarnya.
Baca Juga: Hilangkan Hak Warga Memilih dan Dipilih, Komnas HAM: Banyak Potensi Pelanggaran HAM dalam UU IKN!
"Dan tentu saja itu adalah hasil kerja keras, integritas dan independensi yang ada di pansel yang sejak awal kami yakini sejak awal integritasnya," sambungnya.
Sembilan anggota Komnas HAM periode 2022-2027 yaitu, Abdul Haris Semendawai (hadir daring), Pramono Ubaid Tanthowi, Anis Hidayah, Putu Elvina, Atnike Nova Sigiro, Saurlin P Siagian, Hari Kurniawan, Uli Parulian Sihombing, dan Prabianto Mukti Wibowo (hadir daring).
Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Atnike mengatakan, pada Senin (14/11/2022), mereka akan melaksanakan rapat paripurna untuk menentukan jabatan masing-masing anggota di struktur kerja Komnas HAM.
"Saya mohon doanya saja, semoga proses paripurna kami berjalan lancar, kami tetap solid. Karena pengalaman Komnas HAM pengalaman yang penuh ketegangan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan