Suara.com - Ketua Umum NasDem Surya Paloh menilai Presiden Jokowi sedang melakukan diplomasi tingkat tinggi. Diplomasi itu dimainkan lewat membesarkan hati para kandidat calon presiden, semisal Prabowo Subianto.
Jokowi sebelumnya menyinggung soal Pilpres 2024 giliran jatah Prabowo. Diketahui, Prabowo memang digadang menjadi capres. Pernyataan Jokowi itu lantas dimaknakam sebagai bentuk dukungan untuk Prabowo.
"Ah itu mantep juga diplomasi tingkat tinggi dari Presiden Jokowi, bagus kan," kata Paloh di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (2022).
Paloh menganggap Jokowi memang sengaja mengucapkan itu kepada Prabowo. Ucapan dilakukan untuk memberikan motivasi dan membesarkan hati.
"Membesarkan hati, positif thinking-nya, memberikan motivasi apa yang salah? Kali ini diberikan motivasi kepada Pak Prabowo," kata Paloh.
Tetapi, menurut Paloh, ucapan serupa disampaikan Jokowi kepada para kandidat bakal calon presiden lainnya
"Kan bisa saja besok bukan Pak Prabowo. Ada Airlangga capres, memang, habis tu dikasih lagi kepada siapa mungkin Erick Thohir, atau Pak Ganjar," kata Paloh.
Prabowo Amini Ucapan Jokowi
Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengamini jika dirinya disebut mendapatkan dukungan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi untuk Pilpres 2024. Hal itu menyusul ramainya ucapan Jokowi dalam acara HUT Partai Perindo yang menyebut Pilpres 2024 giliran jatah Prabowo.
Jawaban Prabowo itu disampaikan ketika awak media bertanya usai menteri pertahanan itu disambangi oleh tim Musyawarah Rakyat (Musra) 18 Kelompok Relawan Jokowi.
"Ya kalau saya amiin, hehe. Iya kan," kata Prabowo sambil tertawa ditemui di kediamannya Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022).
Setelahnya Prabowo tidak lagi memberikan tanggapan. Sementara sejumlah kader Gerindra dan sejumlah relawan Jokowi yang ada di lokasi turut menyambut hangat dengan gelak tawa jawaban Prabowo tersebut.
Adapun saat ditanya apakah dirinya sudah membahas calon wakil presiden untuk menemaninya maju di Pilpres 2024, Prabowo enggan menjawab dan hanya memberikan lambaian tangan.
Giliran Jatah Prabowo
Tag
Berita Terkait
-
Kasihan NasDem, Jokowi Tidak Ucapkan Selamat Ulang Tahun Melalui Video Maupun Secara Pribadi Lewat Surya Paloh
-
Surya Paloh: Kalau Jokowi Ucapkan Selamat Tinggal NasDem Saya Tak Butuh Anda, Aaaah itu Bukan Harapan Kita
-
Surya Paloh Kembali Tepis Isu Keretakan Hubungan dengan Jokowi
-
Surya Paloh: Partai Politik Eksis Itu Bukan Hanya Harus Bergabung dengan Koalisi Pemerintah!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi