News / Nasional
Jum'at, 11 November 2022 | 16:45 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh kembali menepis isu keretakan hubungan dengan Presiden Joko Widodo usai Partai Nasional Demokrat mendeklarasikan Anies Baswedan menjadi calon presiden pada pemilu 2024.

"Ada yang menyatakan pada saya. Apa hubungan Bung Surya ini sudah retak dengan Presiden Jokowi? Apa memang Nasdem itu sudah bukan koalisinya partai pemerintah? Oni pertanyaan-pertanyaan. Apa harus katakan, kita ingin memberikan jawaban yang lip service atau jawaban yang penuh dengan kejujuran hati? Nah, kalau memberikan jawaban yang lip service berbeda dengan yang penuh dengan kejujuran hati," kata Surya Paloh di JCC, hari ini.

Surya Paloh menegaskan bahwa Joko Widodo tetap presiden dari Partai Nasional Demokrat.

"Tapi saya ingin mengajak kita semua kader Partai Nasdem hari ini. Nasdem tetap harus menjaga kejujuran dirinya. Jawaban yang jujur adalah saya masih beranggapan bahwa sampai hari ini Presiden Jokowi adalah presidennya Partai Nasdem," kata Surya Paloh.

Surya Paloh juga mengatakan bahwa dia tetap menganggap Jokowi sebagai sahabatnya. 

"Presiden Jokowi secara personel adalah seorang sahabat. Yang saya tetap harapkan konsisten di dalam menjaga terminologi arti sesungguhnya dari persahabatan. Persahabatan dalam terminologi yang kita pahami adalah menerima segala kekurangan dan kelebihan dari seorang sahabat," kata Surya Paloh.

Surya Paloh menekankan pula bahwa partainya masih tetap berada dalam koalisi pendukung pemerintah.

Dia mencurigai ada yang sengaja mem-framing Partai Nasional Demokrat sudah tidak dekat dengan Presiden Jokowi.

"Menurut saya, itu upaya-upaya yang dilakukan secara sistematik dan sengaja untuk merusak hubungan yang terjaga sedemikian rupa," kata Surya Paloh.

Baca Juga: Niluh Djelantik Kena Sindir Pendeta Hindu: Teman Anies Baswedan Orang Bali atau Hindu itu Banyak

Surya Paloh mengatakan partainya tetap berupaya memberikan dukungan untuk keberhasilan roda pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo sampai masa bakti berakhir.

"Ini perlu saya tegaskan," katanya.

Surya Paloh juga mengatakan Partai Nasional Demokrat mencalonkan Anies Baswedan bukan berarti hubungan dengan Presiden Joko Widodo harus retak. [rangkuman laporan Suara.com]

Load More