Suara.com - Pengamat politik Jerry Massie menilai ada perang dingin antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Persepsi itu timbul lantaran absennya Presiden Jokowi dalam HUT ke-11 Partai NasDem.
Menurutnya, perang dingin itu sudah terjadi sejak pidato Jokowi di hajatan Partai Golkar.
"Perang dingin antara Nasdem dan Jokowi sudah terjadi sejak pidatonya di hajatan Golkar yang benar-benar menampar wajah Surya Paloh. Hingga Surya harus balik kanan," ujar Jerry dikutip dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Selasa (15/11/2022).
Menurutnya, ucapan Jokowi terkait jangan sembrono dalam mencari Capres itu sudah membuat pertarungan menjelang Pilpres 2024 menjadi semakin panas.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bara api tidak bisa dipadamkan meski Surya Paloh menegaskan tidak ada keretakan.
"Walau Surya menyebut tak ada keratakan, tapi bara api tak bisa dipadamkan," lanjutnya.
Oleh karena itu, pengamat politik ini menyarankan supaya Jokowi tidak terlalu mengurusi Pilpres 2024 yang menjadi hal parpol untuk menentukan siapa capres dan cawapres. Terlebih, NasDem telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres 2024.
"Pak Jokowi urus saja bangsa ini sampai kelar, tak usah dukung mendukung soal capres," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Duduk Bareng Presiden UEA, Publik Soroti Raut Tegang Kaesang Pangarep: Pemuda Ini Masih Mikirin Kopernya
-
Istana Bocorkan Persiapan Jokowi Menyambut 38 Pemimpin Negara dan Delegasi Sebelum Memulai KTT G20
-
Momen Langka! Dua Srikandi Indonesia Apit Presiden Jokowi Dan Joe Biden Di KTT G20 Bali
-
Kinclong Banget Pesona Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee di KTT G20 Bali, Usia 50 Tahun Rasa Member Girlband
-
Gerindra Senang Dengar Jokowi Mau Pulang Kampung ke Solo Setelah Pensiun
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik