Suara.com - Bibi Brigadir J, Roslin Simanjuntak membahas soal tudingan bahwa keponakannya itu memiliki gaya hidup foya-foya hingga bisa habiskan puluhan juta dalam satu minggu.
Keluarga meragukan tudingan yang ditunjukkan kepada Yosua tersebut. Pasalnya, gaji Brigadir J diketahui oleh keluarga dan dinilai tidak memungkinkan Brigadir J hedon dengan gaji tersebut.
"Kalau menghabiskan sekian puluh juta seminggu itu uangnya darimana? Itu tanda tanya besar juga sama kita sedangkan gaji dia kita tahu seberapa gajinya," tutur Roslin Simanjuntak dalam program Ni Luh, dikutip Suara.com dari Youtube KOMPAS TV, Selasa (15/11/2022).
Roslin menambahkan pihak keluarga tidak tahu menahu soal tabungan Brigadir J. Sebab, tabungan Brigadir J sendiri masih diblokir hingga saat ini.
Brigadir J sendiri ketika pulang kampung dikabarkan membagikan uang dengan jumlah secukupnya kepada anggota keluarga, misalnya keponakan.
"Tapi baginya uang itu ya secukupnya, dikasih Rp50 ribu atau Rp100 ribu gitu enggak pernah berlebihan memberikan uang kepada keluarga," ungkap Roslin.
Kendati sudah menjadi ajudan Ferdy Sambo, pakaian yang dikenakan oleh Brigadir J disebut selalu sederhana dan biasa saja.
Tak pemarah, sifat Brigadir J yang disayangkan oleh keluarga adalah sosoknya yang tertutup soal pekerjaan.
Setiap ditanya soal pekerjaan, Brigadir J selalu mengaku baik-baik saja dan berpesan kepada keluarga untuk tidak mengkhawatirkannya.
Keluarga pun selalu mewanti-wanti Brigadir J untuk tidak menyimpang dari pekerjaannya, yang langsung dijawab "aman" oleh Brigadir J.
Roslin menegaskan bahwa pihak keluarga Brigadir J tak pernah berbohong setiap memberikan keterangan dan kesaksian. Mereka angkat tangan apabila ada pihak yang menuduh dan membuat narasi buruk soal Brigadir J.
"Terserah orang itulah, nanti resikonya akan Tuhan limpahkan bagi mereka," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Misteri Jasad Brigadir J Tiba-tiba Pakai Masker, Ternyata Demi Tutupi Tembakan Ferdy Sambo di Kepala?
-
Merasa Dilecehkan Brigadir J, Putri Candrawathi Tolak Lakukan Ini
-
Cerita Sosok Penemu Sandal Berlumur Darah, Bukti Penting Sidang Pembunuhan Brigadir J
-
Bharada E Ngaku Didatangi Brigadir J Tiap Malam, hingga Akhirnya Khianati Skenario Ferdy Sambo
-
Soroti Sidang Pembunuhan Brigadir J, Irma Hutabarat Beberkan Soal Pengalihan Isu Terstruktur
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia