Erdogan menilai bahwa rudal tersebut bisa saja akibat kesalahan teknis atau alasan lain. Menurutnya, Rusia tidak memiliki hubungan dengan itu semua. Oleh sebabnya, Erdogan pun meminta penyelidikan lebih lanjut yang berkaitan dengan serangan rudal tersebut.
Tidak hanya Rusia, pihak Ukraina juga turut memberikan tanggapannya terkait rudal yang jatuh di Polandia. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memberikan pernyataan virtual kepada negara-negara G20.
Di sela-sela pernyataannya, Zelensky juga turut mengomentari rudal yang jatuh di Polandia. Pihaknya menuding bahwa itu merupakan serangan dari Rusia.
Zelensky beranggapan bahwa serangan rudal tersebut merupakan pernyataan yang sangat jelas dari Rusia untuk KTT G20. Oleh karenanya, ia menyebut bahwa sudah selayaknya G20 ini menjadi G19.
Perlu diketahui, pada saat kejadian jatuhnya rudal di Polandia, Rusia memang tengah menggempur kota-kota Ukraina dengan rudal.
Dilaporkan oleh CNBC International, ada sedikitnya 81 rudal ditembakkan, baik ke Kyiv maupun kota di dekat Polandia, Lviv.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Polandia Sebut Roket Buatan Rusia Hantam Wilayahnya, Ternyata dari Ukraina
-
Jokowi Sebut Joe Biden Bilang Rudal yang Hantam Polandia Berasal Dari Rusia
-
Tunjukkan Sikap Soal Rudal, Jokowi: Saya Menyayangkan Insiden di Polandia
-
Jokowi : Perang Ukraina Jadi Bahasan Paling Alot di Bali Leaders Declaration
-
Agenda Jokowi Tertunda, 5 Fakta Rapat Dadakan Biden Buntut Rudal Hantam Polandia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan