Terkait dengan kondisi US, ia dalam keadaan sehat sebelum dinyatakan 'meninggal dunia'. Nadi dan nafasnya terbilang normal layaknya orang sehat.
Beli Peti Mati Dan Sewa Ambulans
Dalam pengungkapan polisi belakangan diketahui juga, saat di Jakarta Selatan, Urip dan istrinya membeli peti mati dan menyewa mobil ambulans untuk menjemput mereka.
Saat dijemput, Urip sempat beralasan kepada sopir ambulans, bahwa peti mati yang sudah disiapkan itu adalah untuk saudaranya yang telah meninggal dunia di Rancabungur, Bogor.
Setelah itu, mereka berangkat dari kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan menuju Perumahan Ambar Telaga Residence 2, Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Di tengah perjalanan, mereka sempat berhenti di rest area Cibubur untuk istirahat. Nah, di saat hendak melanjutkan perjalanan sopir ambulans kaget, karena hanya melihat sang istri yakni Y, sementara Urip tidak ada.
Kepada Y, sang sopir menanyakan soal keberadaan Urip. Dan Y menjawab bahwa Urip sudah berada di dalam ambulans.
Belakangan, sopir terkejut karena Urip diketahui berada di dalam peti mati ketika hendak diturunkan di Rancabungur, Bogor.
Berdasarkan pengakuan sopir, polisi juga mengungkap, kondisi Urip sehat saat memesan mobil ambulans.
Baca Juga: Tipu Ratusan Mahasiswa IPB Hingga Terjerat Pinjol, Polres Bogor Tangkap Wanita Inisial SAN
Peristiwa ini sebelumnya viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan sosok laki-laki berada di dalam peti mati dinarasikan meninggal hidup lagi.
Sejumlah akun media sosial ramai mengunggah video itu. Di mana tampak sejumlah warga mengelilingi peti mati berisi seorang laki-laki yang mengenakan baju, celana serta sarung tangan warna putih.
Terdengar pula suara warga yang sedang berbicara satu sama lain.
"Yang penting ini masih hidup, masih respons, sepatunya buka. Ayo bawa ke rumah sakit," ucap salah seorang warga dalam video tersebut.
Masih di video yang sama, terlihat sosok pria yang sebelumnya berada di peti jenazah, sudah berada di rumah sakit sedang terbaring di tempat tidur. Peristiwa itu sendiri terjadi pada Jumat (11/11/2022) lalu.
Belakangan diketahui, laki-laki itu merupakan warga asal Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor umur 40 tahun berinisial US atau Urip Saputra.
Berita Terkait
-
Tipu Ratusan Mahasiswa IPB Hingga Terjerat Pinjol, Polres Bogor Tangkap Wanita Inisial SAN
-
Tidak Ada Perjalanan dari Semarang ke Jakarta, Pria Hidup Kembali di Bogor Ternyata Terlilit Utang
-
Sandiwara di Balik Pria Bogor 'Meninggal Hidup Lagi', Ternyata Demi Hindari Debt Collector
-
Hujan Lebat Sejak Pagi di Bogor, Berikut Bacaan Doa Lengkap dengan Artinya Hingga Pesan Rasulullah SAW
-
Hadiri Seminar Ketahanan Pangan di KTT G20, JM Apresiasi Rencana Prabowo Jadikan Singkong Komoditi Utama Pangan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya
-
KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?
-
Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan
-
Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan
-
Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz
-
Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo
-
Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer
-
Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur
-
Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!
-
Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump