Suara.com - WhatsApp kembali mencuri perhatian warga dunia setelah meluncurkan fitur terbaru Polling WhatsApp. Sebelumnya, kabar ini sempat diungkapkan oleh WABetaInfo, situs yang sering membocorkan fitur-fitur dari WhatsApp. Adanya fitur terbaru ini, membuat banyak orang penasaran.
Berdasarkan informasi yang beredar, fitur polling untuk percakapan pribadi tersebut sedang diuji coba kepada sejumlah pengguna melalui pembaruan WhatsApp beta Android versi 2.22.23.12. Namun, menurut pengakuan beberapa warganet, mereka sudah bisa menikmati fitur terbaru ini baik untuk grup maupun pesan pribadi.
Meski demikian, masih banyak pengguna yang mengeluhkan belum mendapatkan fitur polling, walaupun mereka telah melakukan pembaharuan pada aplikasi WhatsAppnya. Lantas bagaimana gambaran fitur terbaru polling WhatsApp?
Mengenal Fitur Polling WhatsApp
WhatsApp mendeskripsikan fitur polling ini sebagai salah satu cara sederhana untuk mengajukan sebuah pertanyaan dan mendapatkan jawaban realtime dalam percakapan grup. Uniknya, fitur terbaru polling WhatsApp tersebut tidak hanya dapat digunakan untuk percakapan grup saja akan tetapi juga berlaku untuk percakapan pribadi.
Khusus untuk percakapan grup, hanya beberapa anggota saja yang sudah bisa menikmati fitur ini yang kemudian bisa membuat jajak pendapat atau polling. Hal ini yang kemudian membuat semua anggota grup bisa melakukan polling dan tidak hanya terbatas pada admin grup saja. Seseorang yang hendak melakukan polling bisa membuat maksimal 12 pilihan. Pilihan atau opsi ini dapat diurutkan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Untuk bisa mengisi polling yang sudah dibuat, anggota lain hanya perlu mengklik opsi sesuai dengan keinginannya. Selain itu, pengguna juga bisa memilih lebih dari satu opsi. Kemudian, hasil polling secara otomatis akan diperbarui setiap kali ada orang yang mengklik baru atau saat pengguna lain menarik suaranya.
Cara Membuat Polling WhatsApp
Berikut ini langkah atau cara membuat polling pada percakapan grup atau pribadi di WhatsApp:
Baca Juga: Status WhatsApp Terakhir Remaja di Gianyar Sebelum Akhiri Hidup di Pohon Durian
• Buka ruang chat atau obrolan WhatsApp
• Klik ikon "Lampirkan" atau "Attach" yang tersedia di pojok kanan bawah, tepatnya di sebelah ikon kamera.
• Pilih "Polling" atau "Poll", selanjutnya WhatsApp akan menampilkan halaman "Buat Polling" atau "Create Poll".
• Kemudian, ketik pertanyaan di kolom "Pertanyaan" atau "Question".
• Masukkan pilihan atau opsi yang ada pada kolom "Opsi" atau "Option". Secara otomatis, kolom opsi akan bertambah hingga batas maksimal 12 opsi.
• Untuk mengganti urutan, pengguna hanya perlu mengetuk dan tahan ikon garis pada opsi dan geser.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar