News / Nasional
Sabtu, 19 November 2022 | 14:02 WIB
Ilustrasi GoTo

7. Binar Academy

Perusahaan startup di bidang pendidikan, Binar Academy mengumumkan PHK kepada 20% karyawannya. Mereka menyebut akan melakukan perubahan peran di beberapa fungsi bisnis. Sementarabagi karyawan yang terdampak, mereka tawarkan konsultasi karier.

8. Bananas Indonesia

Tim manajemen Bananas lewat akun Instagram menyampaikan bahwa mereka akan berhenti beroperasi. Alasannya karena ekonomi bisnis yang dianggap tidak berjalan dengan baik.

Meski tak dijelaskan secara rinci, Bananas mengatakan akan membantu para karyawan terbaik yang terdampak PHK agar bisa segera mendapatkan tempat kerja baru.

9. LinkAja

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau yang dikenal dengan nama LinkAja melakukan PHK terhadap 200 karyawan sekitar Mei 2022. Perusahaan ini bergerak di bidang keuangan dalam bentuk dompet digital dan memiliki banyak pengguna.

10. Pahamify

Pahamify atau PT Pahami Cipta Edukasi (Edutech) yang serupa dengan Binar Academy juga ikut mengumumkan PHK terhadap sejumlah karyawan pada Juni 2022. Alasannya untuk mengoptimalisasi bisnis yang sedang menurun.

Baca Juga: Perusahaan Startup Ramai-Ramai PHK Ribuan Karyawan, Pemerintah Diminta Turun Tangan

11. Zenius

Zenius ikut menyusul sebagai startup edukasi yang mengumumkan PHK sekitar 800 karyawan dari Mei hingga Agustus 2022 lalu.

12. Lummo

 Lummo juga dikabarkan melakukan PHK terhadap 100 karyawannya di Indonesia sekitar Juni 2022. Adapun pemecatan massal itu sebagai imbas dari situasi ekonomi global yang sedang sulit.

13. TaniHub

TaniHub atau PT Tani Hub Indonesia menutup dua gudang di Bandung dan Bali serta layanan B2C. Mereka diketahui hanya fokus di B2B sehingga mengakibatkan sejumlah karyawan terkena PHK pada Maret 2022.

14. SiCepat

Perusahaan start up yang bergerak di bidang layanan pengiriman barang, SiCepat juga dikabarkan telah melakukan PHK terhadap sekitar 360 karyawannya. Mereka menyatakan bahwa keputusan ini dipilih sebagai evaluasi kompetensi karyawan.

15. GoTo

Terkini, startup GoTo memutuskan untuk mengurangi 1.300 karyawan. Mereka yang terdampak akan menerima paket pesangon sesuai peraturan perundang-undangan di tiap negara di mana GoTo beroperasi. Perusahaan juga memberikan tambahan finansial satu bulan gaji dan laptop.

16. Ruangguru

Tak hanya GoTo, Ruangguru juga baru saja melakukan PHK kepada ratusan pegawainya. Informasi itu diumumkan oleh Tim Corporate Communication Ruangguru. Mereka menyebut pemangkasan karyawan dilakukan karena situasi pasar global yang memburuk secara drastis.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Load More