Suara.com - Warga yang berada di kawasan Kota Kupang bergegas berhamburan keluar bangunan dan rumah saat gempa bumi mengguncang daerah tersebut pada Minggu (20/11/2022) malam.
Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 5.5 tersebut terjadi sekira jam 21.49 Wita. Kondisi tersebut seperti terlihat pada sejumlah warga di Kecamatan Alak, Kota Kupang yang berhamburan keluar rumah, lantaran berusaha berlindung mengingat guncangannya terasa cukup besar.
"Besar sekali tadi. Saya lagi nonton acara pembukaan Piala Dunia, tiba-tiba rasa seperti ada yang bergoyang langsung keluar rumah saya," kata Warga Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Abdul seperti dikutip Antara.
Setelah gempa yang terbilang cukup lama sekitar 3-4 detik, Abdul dan beberapa warga masih tak ingin masuk kembali ke dalam rumah karena khawatir akan ada gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar.
Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Margiono mengatakan, gempa terjadi pada pukul 21.49 Wita.
Lokasi gempa bumi terletak pada 10,57 derajat lintang selatan dan 123,86 derajat bujur timur. Pusat gempa bumi berada pada 51 kilometer arah tenggara, Kota Kupang, dengan kedalaman 49 kilometer.
Namun dia mengimbau warga tidak panik, karena gempa ini tidak berpotensi tsunami. Pihaknya terus memantau perkembangan soal gempa itu.
"Sampai saat ini tidak ada laporan soal kerusakan bangunan atau rumah warga," katanya. (Antara)
Baca Juga: Gempa Bermagnitudo 5.0 Guncang Nusa Tenggara Timur
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu