Suara.com - Terlepas dari investasi besar dalam keamanan untuk memastikan keselamatan para suporter dan jurnalis di Piala Dunia 2022, nyatanya tetap ada korban di Qatar.
Dominique Metzger, seorang jurnalis Argentina yang meliput turnamen tersebut, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia dirampok saat siaran langsung dari Doha.
Dia mempublikasikan kejadian tersebut di media sosial, melaporkan bahwa dia telah menjadi korban perampokan saat sedang melakukan siaran langsung di zona penggemar.
Banyak barang pribadinya dicuri, termasuk dompetnya yang berisi banyak dokumen penting seperti KTP-nya. Dia menceritakan pengalamannya secara langsung di TV.
"Mereka baru saja mencuri dompet saya ketika kami sedang melakukan siaran langsung. Polisi, mereka mengirim saya ke sini untuk mengajukan laporan," cerita Dominique seperti dikutip dari Marca, Senin (21/11/2022).
"Dokumen dan kartu adalah hal yang paling membuat saya khawatir, saya tidak peduli tentang sisanya. Jadi, kita akan lihat apa yang terjadi. Pengalaman yang tidak Anda harapkan untuk dijalani, Anda menjalaninya," sambungnya.
Dominique juga mendokumentasikan dirinya melaporkan kejadian tersebut ke polisi melalui akun Instagram-nya.
Pihak berwenang telah berjanji untuk mengembalikan semua barang yang hilang kepada jurnalis Argentina itu. Polisi juga bertanya kepadanya apa yang mereka inginkan dari tuduhan jika mereka menemukan pencuri tersebut.
Sebelum Piala Dunia, keamanan menjadi salah satu pokok pembicaraan utama karena keraguan tumbuh atas kemampuan Qatar untuk memastikan keamanan para penggemar dan jurnalis yang bekerja, terutama wanita dan mereka yang tergabung dalam komunitas LGBT.
Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Dreamers yang Dinyanyikan Jungkook BTS dalam Pembukaan Piala Dunia 2022
Insiden tersebut akan semakin menambah keraguan terhadap kompetensi keamanan negara.
Berita Terkait
-
Lirik dan Terjemahan Lagu Dreamers yang Dinyanyikan Jungkook BTS dalam Pembukaan Piala Dunia 2022
-
Qatar Mencetak Sejarah Piala Dunia Sebagai Tim Tuan Rumah Pertama yang Kalah pada Laga Pembuka
-
Usai Viral Paul Si Gurita, Kini Millie Si Unta Prediksi Hasil Inggris vs Iran
-
Piala Dunia Qatar 2022: Prediksi Line Up Pemain Inggris vs Iran, Harry Maguire Bakal Main?
-
Rekor Buruk Qatar, Tuan Rumah Piala Dunia Pertama yang Kalah di Laga Pembuka
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan