Suara.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat sempat terhenti sejenak karena gempa pada Senin (21/11/2022). Bahkan, para pengunjung yang berada di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sempat bergegas dari tempatnya masing-masing.
Gempa mulai terasa di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 13.22 WIB. Saat itu di ruang utama, eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit sedang memberikan kesaksiannya.
Awak media yang berjaga di depan ruang utama juga sempat berhamburan menuju arah yang lain.
Tak hanya itu, pengunjung di ruang sidang lainnya juga melakukan hal yang sama.
Meski demikian, gempa yang terjadi tidak berlangsung lama. Tak berselang lama, sidang kembali dilanjutkan.
Dalam perkara ini, Richard, Kuat, dan Ricky didakwa melanggar pasal 340 subsidair Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.
Guncangan Terasa hingga Jabodetabek
Siang tadi sekira pukul 13.21 WIB, gempa bermagnitudo 5,6 dilaporkan baru saja mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Gempa bumi itu terasa hingga Bekasi dan Jakarta.
Dalam cuitan di akun Twitter resminya, BMKG merilis gempa berada pada kedalaman 10 kilometer dengan posisi 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur, Guncangannya Terasa di Jakarta, Bekasi dan Depok
"Tidak berpotensi tsunami," cuit BMKG.
Namun demikian belum diketahui secara pasti apakah ada dampak yang ditimbulkan dari gempa tersebut.
Warga Panik
Sejumlah warga di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mengaku merasakan gempa yang terjadi. Mereka tampak kaget dan sebagian ada yang panik keluar rumah.
"Ada gempa, goyang-goyang, lama," ucap Reni, salah seorang warga Tambun Selatan.
"Akuarium di rumah saya sampai goyang juga airnya, lama terasa," timpal Agung warga Tambun Selatan yang juga kaget hingga keluar rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Layanan Merek Indonesia: Durasi Tersingkat dengan Biaya Paling Terjangkau
-
Rapat Bersama DPR, PPATK: Transaksi Judi Online di Indonesia Berhasil Ditekan Selama 2025
-
PPATK Kebanjiran Laporan: Ada 21 Ribu Transaksi Keuangan Per Jam Selama Hari Kerja
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri