Suara.com - Sejumlah kelompok relawan Jokowi bakal berkumpul melakukan pertemuan akbar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (26/11) besok. Menurutnya pertemuan besok tidak akan ada agenda soal dukungan untuk capres-cawapres di Pilpres 2024 mendatang.
"Tidak ada pernyataan politik dukung mendukung. Insyaallah dipastikan tidak ada pernyataan sikap dukung mendukung capres-cawapres," kata Aminuddin dalam konferensi persnya di Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/11/2022).
Dalam agenda pertemuan akbar besok, kata dia, hanya akan disampaikan pesan lewat deklarasi risalah nusantara. Menurutnya, sikap itu mengajak anak bangsa kompak menuju Indonesia emas 2045.
"Pernyataan sikap kami-kami namakan risalah nusantara pesan moral," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan, para relawan Jokowi yang tergabung dalam gerakan Nusantara Bersatu ini tetap akan satu komando dengan Presiden.
"Intinya adalah seluruh elemen relawan Jokowi satu komando, manut danberbaris rapih di belakang bapak Presiden Jokowi. Itu biar gak ada multitafsir," katanya.
Pertemuan Akbar
Sebelumnya, acara pertemuan akbar tersebut akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Aminudin Maruf selaku Ketua Pelaksana acara menjelaskan, bahwa acara ini salah satu merupakan ucapan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan KTT G20 di Bali.
Baca Juga: Prediksi Rocky Gerung: Ganjar Kalah head to head dengan Anies, Istana Cemas
"Kegiatan ini adalah rasa syujur rasa bahagia kami sebagai bangsa Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia saya rasa berbahagia atas KTT G20 yang menuai decak kagum pemimpin bangsa di dunia. Yang menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara yang global player," kata Aminudin dalam konferensi pers di GBK, Jakarta, Jumat (25/11).
Lalu acara ini juga akan menggalang donasi untuk korban terdampak bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat.
"Kami berikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan di Cianjur. Setelah acara besok kami akan langsung menuju ke Cianjur," ucapnya.
Ia menambahkan, nantinya dalam acara ini akan ada deklarasi bernama risalah nusantara. Deklarasi itu berisi pesan bahwa menuju Indonesia emas 2045 senua harus kompak.
"Kami sepakat nanti akan dibacakan deklarasi risalah nusantara yang akan dibacakan oleh 34 orang yang mewakili provinsi masing-masing dengan menggunakn baju adat daerah masing-masing. Ini pesan menuju Indonesia emas kita harus bersatu padu kompak," tuturnya.
Ia memastikan Jokowi akan hadir langsung pada acara besok. Acara sendiri akan dimulai pada 06.30 sampai 10.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas