Suara.com - Keseruan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-65 Astra yang telah berlangsung sejak Februari lalu, memasuki rangkaian terakhir. Mengusung momentum Hari Kesehatan Nasional, perayaan terakhir ini menampilkan tayangan inspiratif dengan nuansa wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Indonesia Bagian Timur, yang ditayangkan melalui platform digital 65tahunastra.jagat.live pada 2-4 Desember 2022.
Masih dalam tema besar HUT ke-65 Astra yaitu “Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama”, Astra mengajak seluruh lapisan masyarakat yang tersebar di seluruh pelosok negeri untuk berbagi semangat positif dan optimisme, bergerak dan tumbuh bersama menuju masa depan yang lebih baik. Turut hadir secara virtual dalam acara ini adalah Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI) Budi Gunadi Sadikin, Direktur Astra Gidion Hasan, dan Insan Astra dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari Astra dalam memberikan kontribusi sosial berkelanjutan terutama dalam bidang kesehatan di Indonesia. Kami berharap Astra dapat terus berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI khususnya dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer, melalui program posyandu, pembinaan kader kesehatan, percepatan penurunan stunting, serta penyehatan lingkungan,” ujar Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keynote speech.
Direktur Astra, Gidion Hasan menjelaskan, bahwa sejak awal berdiri Astra senantiasa hadir untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa melalui Insan Astra yang unggul dan mengembangkan kontribusi sosial yang berkelanjutan, di antaranya bidang Kesehatan. “Dalam bidang kesehatan, Astra telah membina lebih dari 2.900 posyandu sekaligus bekerja sama dengan dokter dan akademisi dalam membuat aplikasi iPosyandu, yang telah membantu lebih dari 36.000 anak balita. Astra juga terus membina kader kesehatan yang kini berjumlah lebih dari 10.500 orang,” ujar Gidion Hasan.
Rangkaian terakhir HUT Ke-65 Astra menghadirkan berbagai tayangan inspiratif yang terdiri dari Astra Career Meet Up, Webinar Lomba Foto Astra (LFA) dan Anugerah Pewarta Astra (APA) 2022, InnovNation Webinar, Sustainability Webinar, dan Kreasi Nusantara. Acara diawali dengan Astra Career Meetup mengangkat tema “Workplace Wellness” yang terdiri dari dua sesi. Sesi pertama diisi oleh pembicara Chief of Corporate Digital Strategy Astra Paul Soegianto dan Senior Powertrain Engineer United Tractors Pandu Engineering (UTPE) Diah Wulandari yang membahas “Balancing the Work & Life Matters”.
Kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua oleh pembicara Astra Youth Squad Dewi Paramita yang membahas “Being an Achiever at Work and Pursue Our Passion in Life”. Dalam platform digital yang sama, rangkaian acara dilanjutkan dengan Webinar Lomba Foto Astra (LFA) dan Anugerah Pewarta Astra (APA) 2022 bertema "Bangkit Bersama untuk Indonesia” yang menghadirkan pembicara Content Creator sekaligus Penulis Raditya Dika dan Fotografer Putri Anindya.
Sementara itu, InnovNation Webinar yang merupakan webinar inspiratif dilanjutkan pada hari kedua dalam tiga sesi. Sesi pertama menghadirkan Chairman of Indonesia Art Therapy Community Untung Subroto Dharmawan yang akan membahas terkait “Healing Bersama Seni”, kemudian pada sesi kedua akan menghadirkan Founder of Riliv Audrey Maximillian Herli yang akan membahas “Key To Happier Mind”, dan diakhiri oleh seorang Healthy Lifestyle Influencer & Author dr. Falla Adinda yang akan membahas “Health & Habits”. Pada hari terakhir akan ada Sustainability Webinar Astra yang menampilkan empat pembicara, yaitu Ketua Yayasan Karya Bakti United Tractors Endang Tri Handajani, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2019 Bidang Kesehatan Hasyim Wibisono, Psikolog dan Influencer Analisa Widyaningrum, serta Pakar Kesehatan Keluarga DR. dr. Tan Shot Yen dengan yang mengangkat tema “Establish Sustainable Family Wellness”. Kreasi Nusantara yang merupakan sesi penutup dari keseluruhan rangkaian acara akan menghadirkan Founder & CEO Made Tea Ni Made Roni.
Berita Terkait
-
Unit Ambulans dan Mobil Operasional Berangkat Bersama Tenaga Medis Pemkot Tangerang Bantu Korban Gempa Cianjur
-
Resmikan Tefa di SMK PGRI 2 Badung Bali, Astra Honda Siapkan Siswa serta Pendidik dengan Standarisasi Kualitas Kerja
-
Pele Bicara Kondisi Kesehatannya, Dikabarkan Ada Masalah Jantung hingga Bronkopneumonia
-
Bangkitnya Virus Zombie Setelah Lebih dari 40 Ribu Tahun Membeku, Kok Bisa ?
-
Terdaftar Sebagai Peserta JKN, Mistarhadi Rasakan Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup