Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengumumkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK 2023 di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur. Anda bisa memeriksa kenaikan UMK melalui daftar UMK Jatim 2023 di artikel ini.
UMK Jatim 2023 akan dijadikan sebagai panduan pemberian upah minimal yang berlaku di masing-masing wilayah kabupaten dan kota. Besaran UMK ini mulai berlaku pada 1 Januari 2023 mendatang.
Untuk besaran Upah Minimum Provinsi atau UMP Jatim 2023 yang telah disahkan adalah sebesar Rp 2.040.244,30. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,8 persen atau sebesar Rp 148.677 dibandingkan dengan UMP Jatim 2022 sebesar Rp 1.891.567.
Lantas, berapa UMK Jatim 2023? Berikut Suara.com telah merangkum daftar besaran UMK di seluruh kabupaten/kota Jatim 2023.
Besaran UMK Jatim 2023
Penetapan besaran UMK Jatim telah disahkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/889/KPTS/013/2022 Tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2023.
Merujuk pada surat keputusan tersebut, UMK Jatim 2023 tertinggi di Kota Surabaya. Sementara, UMK Jatim 2023 terendah di Kabupaten Sampang. Berikut rincian besaran UMK Jatim 2023 selengkapnya.
- UMK Kota Surabaya 2023 sebesar Rp 4.525.479,19 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 4.375.479,19
- UMK Kabupaten Gresik 2023 sebesar Rp 4.522.030,51 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 4.372.030,51
- UMK Kabupaten Sidoarjo 2023 sebesar Rp 4.518.581,85 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 4.368.581,85
- UMK Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 4.515.133,19 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 4.365.133,19
- UMK Kabupaten Mojokerto 2023 sebesar Rp 4,504.787,17 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 4.354.787,17
- UMK Kabupaten Malang 2023 sebesar Rp 3.268.275,36 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 3.068.275,36
- UMK Kota Malang 2023 sebesar Rp 3.194.143,98 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.994.143,98
- UMK Kota Pasuruan 2023 sebesar Rp 3.038.837,64 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.838.837,64
- UMK Kota Batu 2023 sebesar Rp 3.030.367,09 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.830.367,09
- UMK Kabupaten Jombang 2023 sebesar Rp 2.854.095,88 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.654.095,88
- UMK Kabupaten Probolinggo 2023 sebesar Rp 2.753.265,95 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.553.265,95
- UMK Kabupaten Tuban 2023 sebesar Rp 2.739.224,88 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.539.224,88
- UMK Kota Mojokerto 2023 sebesar Rp 2.710.452,36 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.510.452,36
- UMK Kabupaten Lamongan 2023 sebesar Rp 2.701.977,27 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.501.977,27
- UMK Kota Probolinggo 2023 sebesar Rp 2.576.240,63 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.376.240,63
- UMK Kabupaten Jember 2023 sebesar Rp 2.555.662,91 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.355.662,91
- UMK Kabupaten Banyuwangi 2023 sebesar Rp 2.528.899,12 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.328.899,12
- UMK Kota Kediri 2023 sebesar Rp 2.318.116,63 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.118.116,63
- UMK Kabupaten Bojonegoro 2023 sebesar Rp 2.279.568,07 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.079.568,07
- UMK Kabupaten Kediri 2023 sebesar Rp 2.243.422,93 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.043.422,93
- UMK Kota Blitar 2023 sebesar Rp 2.239.024,44 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.039.024,44
- UMK Kabupaten Tulungagung 2023 sebesar Rp 2.229.358,67 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.029.358,67
- UMK Kabupaten Blitar 2023 sebesar Rp 2.215.071,18 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.015.071,18
- UMK Kabupaten Lumajang 2023 sebesar Rp 2.200.607,20 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 2.000.607,20
- UMK Kota Madiun 2023 sebesar Rp 2.190.216,37 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.991.105,79
- UMK Kabupaten Sumenep 2023 sebesar Rp 2.176.819,94 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.978.927,22
- UMK Kabupaten Nganjuk 2023 sebesar Rp. 2.167.007,05 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.970.006,41
- UMK Kabupaten Ngawi 2023 sebesar Rp 2.158.844,59 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.962.585,99
- UMK Kabupaten Pacitan 2023 sebesar Rp 2.157.270,25 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.961.154,77
- UMK Kabupaten Bondowoso 2023 sebesar Rp 2.154.504,13 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.958.640,12
- UMK Kabupaten Madiun 2023 sebesar Rp 2.154.251,34 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.958.410,31
- UMK Kabupaten Magetan 2023 sebesar Rp 2.153.062,37 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.957.329,43
- UMK Kabupaten Bangkalan 2023 sebesar Rp 2.152.450,83 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.956.773,48
- UMK Kabupaten Ponorogo 2023 sebesar Rp 2.149.709,45 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.954.281,32
- UMK Kabupaten Trenggalek 2023 sebesar Rp 2.139.426,01 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.944.932,74
- UMK Kabupaten Situbondo 2023 sebesar Rp 2.137.025,85 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.942.750,77
- UMK Kabupaten Pamekasan 2023 sebesar Rp 2.133.655,03 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.939.686,39
- UMK Kabupaten Sampang 2023 sebesar Rp 2.114.335,27 atau naik dari UMK 2022 sebesar Rp 1.922.122,97
Demikian daftar besaran UMK Jatim 2023 lengkap di seluruh wilayah kabupaten dan kota. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
-
Ini Daftar UMK 2023 di Jateng, Terendah di Kabupaten Banjarnegara dengan Upah Minimum Rp1,9 Juta
-
Biaya Operasi Plastik Hidung Mayang Setara UMP DKI Jakarta 10 Bulan Gaji
-
Kantor Heru Budi Digeruduk Buruh, Emak-emak Joget Tolak UMP DKI 2023 Rp 4,9 Juta
-
UMP Naik Jadi Rp 4,9 Juta Tapi Buruh Masih Protes Sampai Ancam Mau Demo
-
UMP Jakarta Dinilai Terlalu Kecil, Serikat Pekerja akan Unjuk Rasa di Balai Kota
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps