Suara.com - Warganet ramai berkeluh kesah di sosial media soal kondisi jalanan di sekitar Yogya-Solo yang kini banyak dijaga petugas keamanan. Kondisi ini disinyalir karena momen penjagaan untuk persiapan pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.
Seperti diketahui, pernikahan putra presiden ini akan digelar di dua kota yakni di Sleman, DIY, dan Solo.
Tak sedikit dari warganet yang menyampaikan keluhan itu di Twitter dengan me-mention akun milik Kaesang dan kakaknya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Terlebih, keduanya memang cukup aktif menanggapi komentar netizen.
Respons yang diberikan Kaesang dan Gibran pun beragam. Tak jarang, keluhan netizen itu dibalas santai oleh dua putra Presiden Joko Widodo tersebut.
"Mas @gibran_tweet sepanjang jalan Solo dari McD sampai Grand Mall full tentara," tulis seorang warganet memberi laporan pandangan mata lengkap dengan foto jalanan yang dipenuhi kendaraan dan tentara yang berjejer.
Sebagai Wali Kota Solo, Gibran pun menanggapinya agar masyarakat tak perlu ribut.
"Ya Pak. Tenang saja. Silakan beraktivitas seperti biasa. Matur Nuwun," balas Gibran dikutip Suara.com, Kamis (8/12/2022).
Tak cuma Gibran, sang calon pengantin Kaesang pun sibuk menanggapi keluhan netizen soal kondisi jalan.
"Mas, pernikahanu bikin perjalananku menuju kantor menegangkan. Banyak polici di mana-mana," tulis seorang netizen kepada Kaesang.
Baca Juga: Saat Kaesang Disemprot Netizen Julid: "Rabi Sang Rabi, Ojo Ngetweet Teros"
"Mohon maaf ya pak," balas Kaesang.
Bukan hanya di kawasan Solo, warganet Jogja pun merasakan hal yang sama. Hanya saja, respons yang ditunjukkan sedikit berbeda.
"Telat absen kantir 1 detik pagi ini karena kecegat voorijder rombongane mas @kaesangp di prapatan Gedong Kuning, bablas deh uang makan," tulis seorang warganet menambah daftar keluhan.
Menanggapi cuitan ini, Kaesang justru balik bertanya dan menjelaskan situasinya saat itu.
"Voorijder opo? Gedong Kuning itu Yogya kan? Lha wong aku di Solo," balas Kaesang membela diri.
Tak semua keluhan-keluhan netizen ini bersifat serius. Ada pula yang menuliskannya dengan sengaja menyambung-nyambungkan ke momen pernikahan Kaesang dan Erina Gudono.
Tag
Berita Terkait
-
Saat Kaesang Disemprot Netizen Julid: "Rabi Sang Rabi, Ojo Ngetweet Teros"
-
Gibran 'Ladeni' Tuduhan Terima Gratifikasi dan Amplop di setiap Nikahan anak-anak Jokowi
-
Seperti Ini Respon Netizen Setelah Tahu Pernikahan Kaesang dan Erina Disiarkan Secara Langsung
-
Berobat ke Luar Negeri, Ketum Partai NasDem Surya Paloh Tak Hadiri Pernikahan Kaesang dan Erina
-
Dua Hari Lagi Nikah, Warganet Dibikin Kagum dengan Seragam Bridesmaids Erina Gudono: Cantik Banget!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil