Suara.com - Aparat kepolisian mengaku telah bergerak untuk menyelidiki keributan antara pengendara mobil yang diduga mengacungkan pistol ke arah pemotor di Jalan Raya Ciledug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Saat ini sedang mendalami kejadian tersebut," kata Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Widya Agustiono, saat dihubungi, Jumat (9/12/2022).
Dia mengatakan hingga kini belum ada korban yang melapor ke Polsek Kebayoran Lama. Meski demikian, pihaknya akan mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.
"Kita cek ke lokasi juga sampai pemeriksaan saksi-saksi gimana kejadian tersebut," ungkap Widya.
"Dan juga dipastikan apakah yang diacungkan betul-betul senjata api atau replika ataupun airsoft gun," imbuhnya.
Viral Pemobil Acungkan Pistol
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pengendara mobil yang tidak diketahui identitasnya terlibat keributan dengan seorang pemotor di Jalan Raya Ciledug, tepatnya di dekat gerbang Grand Pakubuwono Terrace, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Rabu (7/12/2022) malam.
Keributan itu direkam oleh seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, dan videonya menjadi viral di media sosial. Salah satu akun Instagram yang mengunggah video itu adalah @merekamjakarta. Menurut keterangan, keributan itu terjadi pukul 21.45 WIB.
Dalam video, tampak pengendara mobil yang mengenakan kemeja berwarna biru menampar seorang pemotor yang memakai hoodie putih beberapa kali. Bahkan, dalam narasi @merekamjakarta dijelaskan bahwa pengendara mobil itu sempat mengacungkan pistol ke arah pemotor.
"Pengendara mobil disebut sempat mengeluarkan pistol," tulis @merekamjakarta, dikutip Suara.com, Jumat (9/12/2022).
"Videoin-videoin, bawa beceng, viralin," ujar seorang pria, seperti terdengar di dalam video.
Berita Terkait
-
Pengendara Mobil Disebut Acungkan Pistol saat Ribut dengan Pemotor di Kebayoran Lama
-
Pemuda di Kebayoran Lama Babak Belur Diamuk Massa, Provokator yang Teriak Maling Ternyata Pelaku Begal
-
Pemuda Tak Bersalah Babak Belur Gegara Diteriaki Begal di Kebayoran Lama, Polisi Cek CCTV Buru Provokator
-
Pemuda Tak Berdosa Diamuk Massa di Kebayoran Lama Gegara Diteriaki Begal, Polisi Buru Provokator
-
Polsek Metro Kebayoran Lama Telusuri Kabar Terduga Begal Dikeroyok Massa
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian