Suara.com - Massa dari pengemudi ojek online atau ojol yang tergabung dalam komunitas ojek online alias Kajol se-Jabodetabek dan Cikarang mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo untuk menjadi presiden di Pilpres 2024.
Deklarasi dukung Ganjar Pranowo tersebut digelar di Lapangan Mini Persikabo, Tengah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (17/12/2022).
Juru Bicara Nasional Kajol Dukung Ganjar, Risnandar menyebut total ada 7.000 ojek online yang ikut serta dalam acara tersebut. Dalam gerakan ini mereka menggunakan jargon 'Sesuai Aplikasi, Kami Antar Sampai Gerbang Istana Presiden'.
"Jadi kita berawal dari duduk-duduk santai, dari situ tercetuslah pertama soal orderan dan lainnya. Akhirnya kita melihat di 2024 ini ojol harus berkontribusi. Dari situ kita berdiskusi bagaimana memilih sosok yang tepat untuk masa depan negara kita sesuai nanti memperjuangkan nasib ojol, tercetuslah nama Ganjar," kata Risnandar dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (17/12/2022).
Risnandar mengklaim bahwa pihaknya memiliki beberapa alasan hingga akhirnya mendukung Ganjar. Selain alasan sudah memiliki banyak pengalaman, Gubernur Jawa Tengah tersebut diklaimnya juga memiliki perhatian ke kalangan pengemudi ojol.
"Harapan kami kalau Pak Ganjar terpilih sebagai presiden, mudah-mudahan beliau ini memikirkan hak kami sebagai ojek online," katanya.
Selain di Bogor, lanjut Risnandar, pihaknya juga berencana menggelar deklarasi di beberapa kota di provinsi lain. Total ada 10 provinsi yang rencananya akan dilaksanakan kegiatan serupa.
"Setelah ini ada Bandung, Yogyakarta, Semarang termasuk dapil Pak Ganjar sendiri, Palembang, Denpasar, Banjarmasin, dan kota-kota lainnya," imbuhnya.
Baca Juga: Asyiknya Ganjar Pranowo Temani Istri Lari Amal di UGM Ultra 73k Charity Run 2022
Berita Terkait
-
Asyiknya Ganjar Pranowo Temani Istri Lari Amal di UGM Ultra 73k Charity Run 2022
-
Rayakan 39 Tahun Berkarya, Slank Nyanyi Bareng Ganjar Pranowo
-
Tetap Nomor 3, Ganjar Pede PDIP Bakal Hattrick dan 'METAL' di Pemilu 2024: Kaosku Masih Bisa Dipakai, Merah
-
Rakernas PDIP Batal, Relawan Tetap Yakin Ganjar Pranowo Dipilih Megawati: Mungkin di HUT Partai
-
Buah Kepel Deodoran Alami Putri Keraton Yogyakarta, Bikin Aroma Wangi Tubuh dan Awet Muda: Ternyata Mengandung Zat Ini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku