Suara.com - Sulit untuk menjelaskan semua yang terjadi di Piala Dunia Qatar 2022 dalam waktu singkat mengingat semua yang terjadi. Segala drama: tangis, tawa, euforia, kontroversi, keajaiban turut mewarnai turnamen akbar yang akhirnya dimenangkan oleh Argentina.
Menyadur Marca, melalui 10 frasa ini, media tersebut mulai memadatkan semua klaim, kontroversi, dan momen kegembiraan yang membuat Piala Dunia tahun ini menjadi turnamen yang tak terlupakan.
1. "Hari ini saya merasa seperti orang Qatar, Arab, Afrika, gay, cacat, pekerja, imigran..." (Gianni Infantino, 19 November)
Di tengah kontroversi yang berkembang atas keputusan untuk memberikan Piala Dunia ke Qatar, Presiden FIFA Gianni Infantino menggunakan konferensi persnya sebelum dimulainya kompetisi untuk mengangkat suaranya dan membela keputusan tersebut.
Dia menunjuk kemajuan yang telah dibuat di negara Arab berkat Piala Dunia, dan menyoroti kemunafikan Eropa.
"Hari ini saya merasa Qatar. Hari ini saya merasa Arab. Hari ini saya merasa Afrika. Hari ini saya merasa gay. Hari ini saya merasa cacat. Hari ini saya merasa seperti pekerja migran. Ada standar ganda. Saya orang Eropa," ucap Infantino.
"Siapa yang membantu pekerja migran? Piala Dunia melakukannya, FIFA melakukannya. Sekitar 25.000 pekerja migran telah meninggal di bawah kebijakan migrasi Eropa sejak 2014. Di Eropa kami menutup perbatasan kami dan tidak menerima pekerja yang datang untuk bekerja secara legal. Ya, ada yang datang untuk bekerja secara ilegal, dan kemudian kami mengkritik Qatar," lanjutnya.
2. "Semua bintang telah sejajar" (Herve Renard, 22 November)
Argentina telah menjalani tiga tahun empat bulan tanpa kekalahan, rekor tak terkalahkan dari 36 pertandingan yang membuat mereka terpaut satu pertandingan lagi untuk menyamai rekor sepanjang masa Italia.
Baca Juga: Total 545 Triliun Uang Berputar di Meja Judi Selama Piala Dunia 2022
Arab Saudi, peringkat 51 dalam peringkat FIFA, tidak terlihat seperti ancaman serius setelah Messi memberi Albiceleste keunggulan melalui penalti pada menit ke-10.
Tetapi hal yang mustahil terjadi. Tim Saudi bangkit dalam lima menit (dari 48 menjadi 53) dan tim asuhan Lionel Scaloni tidak dapat menghindari kekalahan. Argentina tunduk di kaki Arab Saudi dengan skor 2-1.
Di ruang pers, pelatih Prancis dari tim Saudi tidak dapat menemukan penjelasan logis untuk hasil tersebut.
"Bintang-bintang selaras hari ini. Argentina masih merupakan tim yang fantastis setelah menjalani 36 pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan," pujinya.
"Mereka adalah juara Copa Amerika dan memiliki pemain yang spektakuler, tapi terkadang hal tak terduga (kekalahan Argentina atas Arab Saudi) terjadi dalam sepak bola," lanjutnya.
3. "Ayo F Kroasia" (John Herdman, 23 November)
Berita Terkait
-
Total 545 Triliun Uang Berputar di Meja Judi Selama Piala Dunia 2022
-
Prediksi Rayyanza Anak Raffi Ahmad Soal Kemenangan Argentina Disorot: Cipung Bisa Jadi Dukun Nih
-
Alasan Emiliano Martinez Lakukan Selebrasi Vulgar Usai Raih Trofi Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2022
-
Heboh Kemenangan Argentina Jadi Ajang Narsis Politisi, Akun Partai Gerindra Sampai Nimbrung: Lagi Mood Nyepuin Kader
-
Meski Gagal Juara, Prancis Tetap Dapatkan Sambutan dari Fans di Paris
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?