4. Isi Percakapan Grup
Ronny menjelaskan bahwa grup WhatsApp 'Duren Tiga' itu untuk menjelaskan Standar Operasional Prosedur (SOP) para ajudan Ferdy Sambo saat menerima tamu. Richard mengetahui grup itu terkait dengan jika ada tamu yang lapor.
5. Sosok dengan Kontak Bernama ‘Tuhan Yesus’
Salah satu anggota grup WhatsApp Duren Tiga itu bernama ‘Tuhan Yesus’ dalam kontaknya. Mulanya, kuasa hukum Richard mengaku bahwa kliennya juga tidak mengetahui siapa sosok anggota yang muncul dengan nama kontak tersebut.
Namun, pengacara Bripka Ricky Rizal Zena Dinda Defega mengungkapkan diduga sosok tersebut adalah Alfonsius Dua Larang. Dinda juga mengatakan Alfonsius adalah seorang sekuriti di rumah Sambo seperti Damson.
6. Grup Dibuat Setelah Terdakwa Mengganti Handphone
Ronny menjelaskan grup WA Duren Tiga itu dibuat setelah Ricky Rizal, Kuat Maruf, dan Richard Eliezer mengganti handphone. Penggantian handphone itu pada 10 Juli dan pada saat itulah grup baru saja dibuat.
Ahli digital forensik juga mengungkapkan grup itu dihapus saat ponsel tersangka disita oleh kepolisian dan berasal dari barang bukti nomor 2850/STP dengan nama Richard yang merupakan ponselnya.
Rekomendasi Video untuk Anda
Baca Juga: Minta Hakim Objektif, Ferdy Sambo: Penyidik Tersangkakan Kami Semua di Duren Tiga!
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Minta Hakim Objektif, Ferdy Sambo: Penyidik Tersangkakan Kami Semua di Duren Tiga!
-
Apa Itu Embalming? Jadi Alasan Otak Brigadir J Dipindahkan ke Perut
-
Rekaman CCTV Sambo Tiba di Duren Tiga Diputar di Sidang, Pengacara: Dia Tak Pakai Sarung Tangan, Bharada E Bohong
-
5 Fakta Nama 'Tuhan Yesus' di Grup WhatsApp Duren Tiga: Bharada E Sempat Didepak
-
Ahli Digital Forensik Minta Sidang Kasus Sambo dkk Digelar Tertutup, Hakim Menolak!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung