Suara.com - Wakil ketua umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi buka-bukaan soal Anies saat menghadapi sebuah kritik. Komentar Teddy bermula dari pernyataan Anies soal cara pemerintah saat menghadapi sebuah kritik.
Teddy menilai pernyataan Anies yang menyebutkan bahwa dirinya sering menanggapi kritik dan menuduh pemerintah mematikan kritik adalah cara bakal calon presiden NasDem itu menjual citra tak anti-kritik.
"Anies mau menjual bahwa dirinya tidak antikritik dan Pemerintah antikritik. Pertanyaannya, apakah benar Anies dikritik dan Pemerintah suka mematikan kritik?" kata Teddy seperti yang dikutip dari Wartaeknomi--jaringan Suara.com.
Teddy menyebutkan bahwa selama ini Anies diam namun yang bergerak adalah pendukungnya yang menyebarkan informasi salah untuk menutupi kritik negatif.
"Anies diam seribu bahasa, yang bergerak malah pendukungnya, menyebarkan informasi seolah-seolah Anies hebat untuk menutupi berbagai fakta negatif tentang Anies," kata Teddy.
"Ini cara dia menghentikan kebenaran dan membiarkan info soal kehebatannya yang tidak sesuai kenyataan menyebarluas. Ini cara Anies mematikan kebenaran," tegasnya.
Lebih lanjut Teddy menyebutkan bahwa Anies memang suka membengkokkan sesuatu yang lurus. Dia mengklam bahwa Pj Gubernur DKI Jakarta kini sedang meluruskan kinerja Anies.
"Makanya dia semakin gencar membuat drama seolah-olah dia good boy, pemerintah bad boy," imbuh Teddy.
Menurut Teddy, tuduhan Anies soal pemerintah yang matikan kritik dilakukan untuk mematikan kebenaran.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo dan Anies Baswedan Menurut Survei SMRC
"Jadi jelas ya, tuduhan itu digunakan untuk menutupi dan mematikan kebenaran akan kebobrokannya," kunci Teddy.
Berita Terkait
-
Gibran Berjanji Perbaiki Keraton Solo yang Rusak Parah, Warganet Minta Pihak Istana Berdamai Terlebih Dahulu
-
Hasil Survei SMRC: Ganjar Pranowo Makin Meroket, Ungguli Anies Baswedan hingga Prabowo Subianto
-
Soal Erick Thohir Diteriaki Presiden, Andi Sinulingga Tantang Bawaslu Lakukan ini: Kalau Berani Bisa Repot
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan