Suara.com - Universitas Gunadarma melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pemulihan korban bencana Cianjur. Serangkaian kegiatan sudah dilaksanakan mulai tanggal 13 Desember 2022. Pada Kamis tanggal 22 Desember 2022 berbagai inovasi teknologi tepat guna diluncurkan dan diserahterimakan dari Rektor Universitas Gunadarma Prof. E.S. Margianti, SE, MM.didampingi Warek 4 Prof. Dr. Didin Mukodim kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Sekretaris Daerah Dr. H. Cecep S. Alamsyah.
Kegiatan PKM UG menjadi bagian dari Program Kampung Cekattan (Cepat Tanggap Kolaboratif untuk Cianjur Bangkit dan Tangguh) yang diluncurkan oleh Ditjen Diktiristek Kemendikbudristekdikti. Kick off kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal 13 Desember 2022.
Rektor Universitas Gunadarma mengatakan bahwa berbagai inovasi teknologi terpilih bersifat tepat guna, berbasis pemberdayaan masyarakat, dan berkelanjutan. Sekda Cianjur menyebutkan bahwa kontribusi Gunadarma tidak hanya sebatas penanggulangan bencana gempa saja. UG dengan fasilitas UG Technopark sudah memberikan kontribusi sebelumnya untuk bidang kesehatan, pariwisata, dan senibudaya melalui berbagai kegiatan yang difasilitasi oleh UG Technopark.
Acara launching dan serahterima inovasi tersebut dilaksanakan di UG Technopark yang juga dihadiri penerima manfaat inovasi di lokasi bencana yaitu di Desa Nagrak dan Desa Benjot Kecamatan Cugenang serta Kampung Tunggilis Kecamatan Pacet. Perwakilan relawan dari Kampung Tunggilis, Kepala SMP 5 di Kecamatan Cugenang, serta Camat Mande memberikan testimoni langsung mengenai kebermanfaatan berbagai inovasi yang sudah diterapkan di lokasi bencana atau pengungsian.
Berbagai inovasi teknologi diterapkan dalam kegiatan tersebut, diantaranya UG Matriks (Mockup Rumah Terintegrasi untuk Edukasi Kesehatan Keluarga) yang dapat berfungsi sebagai fasilitas untuk trauma healing dan layanan kesehatan keluarga dengan menggunakan wahana bergerak yang bisa mengunjungi lokasi pengungsian. UG Matriks juga dilengkapi dengan UG Smile (Sistem Monitoring untuk Identifikasi Lokasi dan Evaluasi Penanganan Bencana) termasuk command center sederhana yang dapat digunakan oleh para relawan dan pemangku kepentingan dalam penanganan bencana.
Masalah sampah dan sanitasi diatasi dengan Incenerator Sampah Ramah Lingkungan, MCK Bertenaga Surya, dan Instalasi Air Siap Minum. Kegiatan Pemberdayaan wirausaha keluarga berbasis pangan juga dilakukan dengan dilengkapi Kompor Biomasa yang mudah dioperasikan di dapur umum atau di lokasi pengungsian. Berbagai inovasi teknologi tepat guna tersebut dijelaskan oleh Prof. Dr. Budi Hermana bersama para penanggung jawab kegiatan yaitu Dr. dr. Matrissya Hermita, M.Si., M.I.Kom, Dr. Ruddy J. Suhatril, S.Kom, M.Sc. Dr. Ir. Tety Elida, MM., serta Sandy Suryo Prayogo, ST., MT.
Kegiatan PKM Universitas Gunadarma didukung oleh Ditjen Diktiristek Kemendikbud melalui program insentif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Berbasis Indikator Kinerja Utama bagi Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2022. Prof. Margianti menambahkan bahwa selain didanai insentif dari pemerintah, UG juga memberikan beasiswa kepada 40 mahasiswa dari 4 PTS di Cianjur yang terdampak bencana gempa. Kegiatan PKM UG masih terus dilanjutkan sampai akhir Desember 2022.
Berita Terkait
-
Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 3,1 Jelang Salat Jumat
-
Polres Cianjur Terapkan Skema Ini Hindari Macet di Menuju Puncak, Tahun Lalu Pernah Diterapkan
-
Gandeng Jabar Quick Response, Uni-Charm Beri Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur
-
PT Mercedes-Benz Indonesia Donasikan Rp 750 Juta untuk Korban Gempa Cianjur Lewat KitaBisa
-
Para Pelaku Main Hakim Sendiri di Kampus Gunadarma Terancam Kena Pasal Berlapis
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian