SuaraCianjur.id- Polres Cianjur akan memberlakukan skema buka tutup arus lalu lintas kendaraan pada masa libur Natal dan menyambut Tahun baru 2023.
Rekaya lalu lintas ini dilakukan untuk antisipasi terjadinya lonjakan kendaraan yang datang dan akan menuju kea rah kawasan Puncak.
Dalam menyambut Nataru tahun kemarin, kalau Polres Cianjur juga menerapkan skema ganjil-genap bagi para kendaraan yang datang dari luar kota menuju Puncak.
“Kita akan koordinasi dengan Polres Bogor. Tapi tahun lalu sudah kita terapkan ganjil - genap. Kemungkinan kita akan terapkan juga di malam Tahun Baru 2023,” ucap Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, Jumat (23/12/2022).
AKBP Doni mengatakan kalau penutupan arus lalu lintas akan dimulai pada pukul 19.00 WIB sampai dengan selesai. Skema akan dimulai dari Bundara Tugu Lampu Gentur yang mengarah menuju Puncak.
“Untuk penutupan dimulai dari Bundaran Tugu Lampu Gentur menuju Puncak. Penerapannya mulai pukul 19.00 WIB sampai selesai. Atau jika arus kendaraan di Puncak berkurang,” jelas AKBP Doni.
Sementara itu menurut AKBP Doni kalau arus kendaraan dari Kabupaten Cianjur menuju Puncak akan dialihkan menuju jalur alternatif Jonggol - Sukabumi.
“Kita alihkan sementara arus kendaraan ke jalur alternatif saat malam tahun baru,” terangnya.
Dalam pengamanan Nataru kali ini ada 1.500 personel gabungan yang diterjunkan untu siaga. Para Personel gabungan itu terdiri dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan jug ada dari tim kesehatan.
“Dari Polres kita siagakan 700 personel. Selebihnya tim gabungan TNI, Satpol PP, Dishub, dan tim kesehatan,” ungkap AKBP Doni.
Ada juga beberapa pos pelayanan yang didirikan pada beberapa titik lokasi yang dianggap rawan kemacetan seperti Posko Polisi Gadog dan Masjid Atta'awun. Pengamanan dilakukan dengan skema yang sudah direncanakan, demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Laba BCA Naik 1,8 Persen di Semester I 2026
-
Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!
-
'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang
-
Mengapa Penetapan Hutan Adat Menjadi Penentu Masa Depan Punan Batu?
-
Apa Ada Brand Sepatu Lokal Klaten? Ini Merek dan 9 Seri Terlarisnya di Shopee
-
Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air
-
Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Empat Penyidik Polisi Diperiksa dalam Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya