Suara.com - Dalam rangka memeriahkan dan memperingati Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember setiap tahun, Jaringan Wanita Nusantara (Jawara) Sandi Uno adakan kegiatan bertema "Mahakarya Ibu Sepanjang Masa" dilengkapi dengan lomba Fashion Show hingga lomba Kebaya Kolosal yang dilaksanakan di Mall Bekasi Junction.
Dalam kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan berbagai booth UMKM mulai dari fashion hingga makanan. Hal tersebut dilakukan guna membantu membangkitkan ekonomi warga Bekasi.
Selain itu, turut hadir Mien R Uno, ibunda dari Sandiaga Uno, ia menjelaskan mengenai kolaborasi, dari kolaborasi antara komunitas - komunitas maka akan mewujudkan keinginan yang akan dicapai dengan berhasil. Mien R Uno juga menginginkan ibu - ibu tetap berjuang dan memperdayakan diri, memiliki aspirasi bersama demi menciptakan kesejahteraan untuk masyarakat Indonesia.
"Adanya kolaborasi yang diadakan oleh Jawara Sandi Uno, ini adalah keinginan dari Pak Sandi untuk membuat semua orang yang mempunyai aspirasi sama untuk meningkatkan ekonomi umat, bersatu dan mewujudkan keinginan yang terbaik untuk indonesia. Kami ingin ibu-ibu tetap memperjuangkan dan memperdayakan diri untuk bisa tampil yang terbaik untuk kepentingan bersama," kata Mien R Uno.
Ketua Umum Jawara Sandi Uno, Aini Kartaatmadja mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh ibu-ibu dan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para perempuan Indonesia. Lomba fashion show "Me And Mom" menjadi daya tarik pada kegiatan tersebut, Aini ingin pada lomba tersebut bisa menciptakan karakter building pada anak dan lebih mempererat hubungan antara anak dan ibu.
"Kita hari ini khusus mengapresiasi seorang sosok perempuan ibu.
Dari kegiatan ini kami ingin mengungkapkan apresiasi kita anak, kepada orang tua khususnya seorang ibu, tanpa ibu kita bukan siapa-siapa. Lomba Me And Mom itu fashion show ya kami ingin menggambarkan kedekatan, emosional, seorang ibu dan anak jadi bagaimana chemistry dan karakter building itu terbentuk," ungkap Aini.
Sementara itu, Ramita (ibu) dan Jeni (anak) senang bisa mengikuti lomba Me And Mom, sebab dari lomba tersebut mereka bisa terbentuk kedekatan yang semakin erat dan terciptanya chemistry antara anak dan ibu.
"Kita tuh sebagai temen curhat, partner kerja, sebagai guru juga. Kita kedepannya akan lebih mengajak anak juga menjadi lebih kompetitif lebih kreatif, kita bisa lebih deket lagi jadi bisa saling support juga," kata Ramita.
Baca Juga: Raline Shah Perkenalkan Sosok Perempuan Cantik, Calon Mertua?
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?
-
50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia