Suara.com - Kubu Brigadir Yosua Hutabarat merasa heran dengan alat bukti yang diajukan oleh pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Febri Diansyah dalam persidangan pada Kamis (29/12/2022) kemarin.
Salah satu alat bukti yang membuat heran kubu Yosua adalah foto yang menampilkan Brigadir Yosua di sebuah kelab malam bersama beberapa orang pria.
Pengacara Yosua, Martin Lukas Simanjuntak mengatakan jika memang kubu Sambo merasa foto tersebut bisa meringankan kliennya, maka kubu Sambo punya asumsi jika Yosua layak dibunuh karena pergi ke kelab malam.
"Bahwa foto tersebut bisa meringankan ya berarti kan mereka seakan-akan membuat asumsi, 'Oh orang yang pergi ke kelab malam itu, layak untuk dibunuh?" kata Martin saat dihubungi, Jumat (30/12/2022).
Namun begitu, Daden Miftahul Haq, ajudan Ferdy Sambo lainnya yang juga berada foto itu kini tidak bernasib sama dengan Yosua.
"Kalau itu pola pikirnya, ya Daden itu harus dibunuh juga. Tapi Daden tidak dibunuh kan," jelas Martin.
Martin kemudian mempertanyakan apakah setiap orang yang pergi ke kelab malam merupakan pelaku kejahatan. Dia lalu menyindir kubu Sambo perihal hal tersebut.
Baca Juga: Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi, Mahfud MD Balas Pedas: Itu Gimik Saja!
"Para penasihat hukumnya Ferdy Sambo harus jujur, apakah mereka selama hidupnya tidak pernah pergi ke kelab malam. Kalau mereka jujur pasti mereka jawab 'Iya' gitu kan," kata Martin.
Lebih lanjut, Martin menilai foto tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan perkara pembunuhan Yosua.
"Tidak ada hubungannya itu dengan pembelaan Pasal 340 dan 338," sebut dia.
Foto Yosua ke Kelab Dipamerkan di Sidang
Sebelumnya, kubu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menampilkan foto Brigadir Yosua Hutabarat sedang berkumpul dengan beberapa orang di sebuah tempat hiburan malam.
Momen itu terjadi saat kubu Sambo mengajukan 35 alat bukti ke majelis hakim dalam persidangan lanjutan perkara pembunuhan berencana Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (29/12/2022).
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi, Mahfud MD Balas Pedas: Itu Gimik Saja!
-
Kini Ajukan Gugatan, Mengapa Ferdy Sambo Dipecat Meski Sudah Kirim Surat Pengunduran Diri?
-
Berani Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri ke PTUN, Ferdy Sambo Gunakan 3 Pertimbangan Ini
-
Apa Maksud Ferdy Sambo Soal Kejadian Rumah Magelang Hanya Ilusi?
-
Ferdy Sambo Gugat Jokowi dan Kapolri Gegara Dipecat, Mahfud MD: Dulu Terima, Kok Sekarang Nggak?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap