Suara.com - Kedekatan hubungan politisi senior PDI Perjuangan, Panda Nababan, dan Presiden Joko Widodo memang tidak perlu diragukan lagi.
Bahkan saking dekatnya, Jokowi sampai menyempatkan diri untuk berziarah ke makam orang tua Panda di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatra Utara.
Namun ada momen tidak terduga di sini. Sebab kehadiran Jokowi dan rombongan pun sempat membuat Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan merasa cemburu.
Hal ini seperti yang diceritakan Panda di kanal YouTube Total Politik. Tampak spesial sebab Panda menceritakannya sembari memperlihatkan sejumlah dokumentasi kehadiran Jokowi di Siborongborong saat itu.
"Kan Kamis meninggal, Jumat dia (Jokowi) mau datang. Paspampres sudah datang, sudah clear semua. Tiba-tiba dia telepon, dia mesti ke Jogja," ungkap Panda, dikutip pada Rabu (4/1/2023).
Tentu saja Panda tidak akan memaksakan Jokowi hadir di momen pemakaman karena ada tugas negara yang lebih penting.
Namun siapa mengira, Jokowi mengingat bahwa mendiang orang tua Panda dimakamkan di Siborongborong sehingga menyempatkan untuk berziarah ketika ada kunjungan kerja ke daerah Sumut.
"Pagi-pagi, jam 8 dia mau ke satu tempat di Tarutung, dikasih tahu. Belum sempat mandi, gosok gigi, segala macam, lompat aku. Langsung pakai celana, pakai baju, (karena Jokowi) sudah dekat, ibarat kata 10 menit sampai (ke tempat saya)," ucap Panda.
Cukup menarik sebab Panda bahkan menyambut Jokowi tanpa sempat mandi. Namun bukan hanya Panda yang dibuat terkejut, rombongan Jokowi ternyata juga kaget dengan selipan agenda ziarah ini. Termasuk di antaranya ada Ibu Negara Iriana Jokowi, Luhut, dan eks Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Baca Juga: Sat Set Jurus Jokowi Ciptakan Perppu Ciptaker, Untungkan Pengusaha Atau Pekerja?
"Dia (Luhut) pun kaget, nggak tahu (mau) ke tempat aku. Karena si kawan ini (Jokowi) rencananya dia sendiri sama istrinya. (Ternyata Luhut) ikut, Luhut itu rombongannya Jokowi," terang Panda.
Saat itulah Luhut sempat mengungkap rasa cemburunya kepada Panda. "Jadi dia ngomong, 'Hebat kau Pan, ya. Dua kali Pak Presiden ke Laguboti (tempat Luhut), dua kali datang nggak pernah ziarah ke tempat orangtuaku. Ke tempatmu, datang ziarah'," jelas Panda.
Kecemburuan yang cukup tidak disangka ini tentu cuma dianggap guyonan oleh Panda. Mantan wartawan itu bahkan melempar balasan menohok menanggapi rasa iri hati Luhut.
"Ya beda lah kita. Lu kan pembantunya, gue kan temennya," ucap Panda, menirukan jawabannya kepada Luhut kala itu.
Jawaban bernuansa candaan itu ternyata membuat Luhut kurang berkenan hingga menyebut Panda sebagai sosok yang sombong di hadapan beberapa orang.
Namun Panda tampaknya tidak ambil pusing sembari menegaskan bahwa memang posisi Luhut dan dirinya berbeda.
Berita Terkait
-
Blak-blakan Sepupu Puan Maharani Akui Lebih Suka Jokowi Ketimbang Megawati Jadi Presiden: Soalnya...
-
CEK FAKTA: Heru Budi Ngaku Disuruh Jokowi Acak-acak Kerja Anies Biar Dia Keliatan Kerja, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Megawati Akhirnya Pilih Ahok-Ganjar Maju Pilpres 2024, Benarkah?
-
'Ada Tekanan Oligarki' Diduga Jadi Alasan Jokowi Teken Perppu Cipta Kerja
-
Pedasnya Jawaban Gibran saat Disindir Pencitraan 'Masuk Gorong-Gorong Kayak Bapakmu'
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi