Dan itulah yang kami lakukan: memenuhi dan membangun aspirasi rakyat.
Demikian penjelasan saya, sekaligus edukasi untuk semua yang mau jernih berpikir dan belajar.
Hatur Nuhun," ujar Kang Emil.
Perseteruan antar keduanya pun ramai dibahas warganet Twitter lainnya. Kebanyakan dari mereka ikut mengkritisi Kang Emil, termasuk soal membawa cuitan kritik ke Instagram. Atas dasar ini, nama Ridwan Kamil menjadi trending.
"Ada seorang gubernur yang suka mengagungkan karena telah membangun berbagai masjid padahal masih adanya PR ketimpangan fasilitas pelayanan umum aja udah aneh," tulis seorang warganet.
"Jahat ih, dikritik ttg pengunaan APBD di Twitter, nggak berani jawab langsung di Twitter, tapi geret ke Instagram, dengan caption yang menggiring opini buruk pada si pengkritik, seakan si pengkritik anti agama. Kualitas Gubernur yg dah macam emak-emak anggota gank arisan, orang yang dia nggak suka harus dibully," tulis yang lainnya.
"Padahal kritiknya bagus, sebagai pengingat, eh bukannya diterima, malah dibawa ke sosmed lain, padahal ya bisa dibahas disini, tapi ya susah kalau komennya kek gini," komentar warganet.
"Gubernur yang satu ini bener-bener abusing his power. Kritikan diunggah ke page instagramnya karena dia tau fansnya bakal belain and do the work. Sekarang yang ngekritik kena bully sama dimaki-maki. Kagak ada bedanya lu sama selebgram problematik," komentar yang lain.
Baca Juga: Sedang Populer di Indonesia, Permainan Lato-Lato Ternyata Dulunya Membahayakan!
Kekinian, terpantau baik Ridwan Kamil maupun Outstandjing sudah berdamai dengan saling mengakui keterbukaan soal perbedaan pandangan. Kendati begitu, sisa-sisa perdebatan masih ramai melintas di dunia maya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Sedang Populer di Indonesia, Permainan Lato-Lato Ternyata Dulunya Membahayakan!
-
Pengusaha Ancam Bakal Seret Ridwan Kamil ke Meja Hijau jika SK Ini Tak Dicabut
-
Jadi Trending di Twitter, Perdebatan Ridwan Kamil vs Warganet Belum Usai
-
Ogah Patuh pada Ridwan Kamil soal Penyesuaian Upah Buruh, Apindo Jabar: Overlapping of Power
-
Aksinya Inspiratif, Pemuda Pandawara Group Ditraktir Ridwan Kamil Makan hingga Perawatan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit