Selebtek.suara.com – Belakangan, masyarakat Indonesia banyak yang memainkan permainan viral lato-lato. Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun banyak yang memainkan permainan ini.
Permainan lato-lato memang viral beberapa minggu terakhir. Lato-lato sendiri merupakan dua buah bola yang dikaitkan dengan seutas tadi.
Cara memainkan lato-lato tampak cukup gampang, namun ternyata banyak yang tidak bisa memainkan permainan viral ini.
Walaupun viral di Indonesia, permainan lato-lato ternyata bukan berasal dari dalam negeri, melainkan dari Amerika. Di negara asalnya, lato-lato dikenal dengan Clackers dan sudah populer di tahun 1960an.
Penyebutan lato-lato di beberapa daerah Indonesia ternyata berbeda beda, mulai dari Katto-katto, Etek-etek, Nok-nok, dan Toki-toki.
Saat ini, lato-lato dikenal dengan dua buah bola yang terbuat dari plastic atau karet. Namun ternyata dulunya lato-lato atau clackers terbuat dari kaca. Karena mudah pecah dan dianggap membahayakan anak-anak saat bermain, bahan baku lato-lato akhirnya diganti menjadi seperti yang saat ini sering kita lihat.
Meskipun popular di akhir tahun 2022 hingga saat ini, permainan lato-lato ternyata sempat populer di tahun 1990an. Artinya, lato-lato masih satu generasi dengan permainan bola bekel.
Saking populernya lato-lato, banyak konten kreator yang membuat konten mereka mengenai lato-lato ini. Bahkan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, juga pernah memamerkan lato-lato miliknya.
Saat itu, pejabat yang sering disapa dengan sebutan Kang Emil itu mendampingi Presiden Joko Widodo untuk acara peresmian Bendungan Sadawarna. Kang Emil memamerkan lato-latonya dan mengajarkan sang Presiden untuk bermain lato-lato.(*)
Baca Juga: Kalahkan Bournemouth, Manchester United Lanjutkan Tren Kemenangan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati